Bagikan:

JAKARTA – Apple Music akan mengubah cara mereka dalam menandai konten yang dibuat atau dibantu oleh Kecerdasan Buatan (AI). Langkah ini diambil untuk meningkatkan transparansi kepada pendengar lagu.

Berdasarkan laporan Music Business Worldwide, Apple telah mengirimkan panduan teknis kepada berbagai mitra label rekaman dan distributor. Mereka akan meluncurkan metadata baru untuk memberikan informasi spesifik mengenai bagian lagu mana yang melibatkan AI.

Distributor kini memiliki opsi untuk menandai elemen tertentu secara terperinci, mulai dari sampul album hingga komposisi lirik. Sistem ini memungkinkan pembedaan yang jelas antara musik buatan manusia dengan trek yang dihasilkan melalui algoritma.

Selain audio, penandaan ini juga mencakup aspek visual seperti video musik yang diunggah ke platform. Metadata tersebut membantu sistem menjaga keteraturan file sekaligus memberikan konteks tambahan bagi para pengguna.

Namun, sistem pelabelan ini bersifat sukarela dan sangat bergantung pada kejujuran pihak label atau distributor. Mereka harus memilih secara manual untuk mencantumkan tag penggunaan AI sebelum lagu tersebut dipublikasikan.

Langkah Apple ini serupa dengan kebijakan yang telah diambil oleh Spotify dalam menangani tren musik AI. Hal ini berbeda dengan pendekatan Deezer yang mencoba menggunakan alat deteksi internal untuk menyaring konten secara otomatis.

Pembaruan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem musik digital yang lebih teratur di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI. Apple dilaporkan akan terus menyempurnakan sistem ini untuk melindungi integritas seni di platform musiknya.