Bagikan:

JAKARTA – Administrator NASA Jared Isaacman mengumumkan bahwa mereka akan batal mendaratkan manusia di Bulan melalui misi Artemis 3. Namun, misi tersebut direncanakan untuk tetap berjalan.

Artemis 3 kini akan digunakan untuk memperkuat program Artemis secara keseluruhan. Lembaga antariksa AS tersebut memutuskan untuk menjadikan Artemis 3 sebagai misi uji coba untuk mempertemukan wahana antariksa di orbit Bulan.

Misi tersebut akan digunakan untuk performa wahana pendarat Starship milik SpaceX dan Blue Moon milik Blue Origin. Meski Artemis 3 batal mendarat di Bulan, NASA tetap akan mendaratkan empat astronotnya di satelit alami Bumi tersebut.

NASA akan mempersiapkan Artemis 4 sebagai misi pendaratan manusia berikutnya. Artinya, misi pendaratan ini akan tertunda selama setahun atau bahkan lebih. Jika beruntung, NASA akan berhasil meluncurkan astronot dan wahananya ke Bulan paling cepat pada 2028.

Isaacman juga menjelaskan alasan detail di balik penundaan ini. Lembaga tersebut menyadari bahwa kesiapan perangkat keras mereka masih belum mencapai target awal. Bahkan, pakaian antariksa yang dikembangkan oleh Axiom Space juga belum siap untuk digunakan.

Jika pakaian tersebut belum siap, NASA berencana melakukan pengujian lebih awal di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Langkah ini dilakukan memastikan keamanan astronot sebelum pendaratan benar-benar dilakukan.

Isaacman menargetkan jeda waktu yang lebih singkat kali ini, yakni hanya 10 bulan antara Artemis 3 dan Artemis 4. Ia mengaku tidak ingin mengulangi jeda tiga tahun yang mengecewakan seperti pada misi sebelumnya.

Misi Artemis 5 juga dipersiapkan untuk meluncur pada tahun yang sama dengan Artemis 4. Namun, penggunaan jadwal ini masih belum pasti. Peluncuran Artemis 5 tetap akan bergantung pada kesuksesan misi sebelumnya serta peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan.