Bagikan:

JAKARTA – Belum lama ini, OpenAI mengumumkan bahwa mereka sedang mencari investasi tambahan sebesar 100 miliar dolar AS (Rp1.679 triliun). Tampaknya, Amazon tertarik untuk berinvestasi.

Perusahaan yang mendominasi di bidang cloud itu sedang dalam tahap negosiasi untuk menginvestasikan dana senilai 50 miliar dolar AS atau sekitar Rp840 triliun ke OpenAI. Negosiasi tersebut, melansir dari TechCrunch, dipimpin langsung oleh CEO Amazon, Andy Jassy.

Bukan rahasia lagi bahwa OpenAI sedang berupaya mendongkrak nilai valuasinya. Jika berhasil, perusahaan Kecerdasan Buatan (AI) tersebut akan mencapai angka 830 miliar dolar AS (Rp13.940 triliun).

Selain dengan Amazon, OpenAI juga kabarnya sedang berdiskusi dengan Nvidia, Microsoft, dan SoftBank. Perusahaan yang dipimpin Sam Altman itu juga tengah membicarakan persoalan investasi dengan dana kekayaan negara di Timur Tengah.

Jika OpenAI menerima investasi Amazon, ini akan menjadi kemitraan yang sangat unik. Pasalnya, Amazon kerap dikenal sebagai pendukung utama Anthropic, pesaing terberat OpenAI yang mengembangkan Claude.

Amazon bahkan telah berinvestasi hingga ratusan triliun rupiah, setidaknya mencapai 8 miliar dolar AS (Rp134 triliun). Perusahaan tersebut juga membangun pusat data khusus untuk model AI milik Anthropic.

Jika kesepakatan ini tercapai, OpenAI akan mendapatkan dukungan infrastruktur cloud dari Amazon. Dukungan ini tentunya akan mempercepat pengembangan teknologi AI generasi terbaru yang lebih canggih.

Proses pendanaan ini diperkirakan akan selesai pada akhir kuartal pertama tahun ini. Meski pembicaraan masih berlangsung, baik pihak Amazon maupun OpenAI belum memberikan komentar resmi terkait rencana kesepakatan tersebut.