Bagikan:

JAKARTA – Laporan menunjukkan bahwa tingkat adopsi iOS 18 masih lebih banyak dibandingkan iOS 26, versi yang lebih baru. Sebagian besar pengguna iPhone masih nyaman dengan sistem operasi (OS) yang rilis 2024 lalu.

Perbandingan adopsi OS ini diketahui melalui data Statcounter yang dirilis belum lama ini. Secara keseluruhan, jumlah pengguna iOS 18 yang aktif lebih dari 60 persen, sementara pengguna iOS 26 tak mencapai 17 persen. Untuk data yang lebih detail, berikut data masing-masing persentase pengguna versinya.

Persentase semua pengguna iOS 18:

  • iOS 18.7: 33,8%
  • iOS 18.6: 25,2%
  • iOS 18.5: 5,6%

Persentase semua pengguna iOS 26:

  • iOS 26.1: 10,6%
  • iOS 26.2: 4,6%
  • iOS 26.3: 1,1%

Ini merupakan catatan yang besar bagi Apple. Perusahaan tersebut perlu mengetahui apa yang membuat penggunanya enggan mengadopsi iOS 26 karena jika melihat data adopsi iOS 18 dan iOS 17 pada periode yang sama, jumlahnya masih lebih besar.

Masing-masing versi, baik iOS 18 di Januari 2025 dan iOS 17 di Januari 2024, keduanya sudah diadopsi oleh lebih dari setengah pengguna iPhone yang aktif. Namun, jika melihat laporan yang diungkapkan penyedia data lainnya seperti TelemetryDeck, angka adopsinya lebih optimis.

Mereka mencatat bahwa pengguna perangkat lunak terbaru sebenarnya sudah mencapai angka 60 persen. Perbedaan hasil ini terjadi karena perbedaan sistem pengumpulan data, di mana Statcounter melacak melalui tayangan web, sementara TelemetryDeck memantau dari via aplikasi.

Meski begitu, keraguan pengguna untuk melakukan pembaruan sistem kali ini tetap perlu diperhatikan. Banyak pengguna yang diperkirakan menunda pembaruan ke versi iOS 26 karena takut dengan potensi penurunan masa pakai baterai. Selain itu, beberapa pengguna mungkin tak suka dengan desain Liquid Glass.