JAKARTA – Mengikuti jejaknya di Eropa, Apple akan mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga di iOS untuk pengguna Brasil. Dengan begitu, pengguna dapat mengunduh aplikasi selain dari App Store.
Keputusan ini dibuat untuk menyelesaikan masalah hukum yang sudah berjalan selama tiga tahun dengan CADE, lembaga antimonopoli Brasil. Dalam keputusan ini, Apple juga akan mengizinkan metode pembayaran pihak ketiga di dalam aplikasi.
Pengembang pun diperbolehkan menyertakan tautan ke situs web eksternal untuk menyelesaikan transaksi pembelian. Perusahaan tersebut akan melakukan perubahan teknis dalam waktu dekat untuk mematuhi tuntutan yang telah disepakati.
Meski sepakat untuk merombak sistem iOS di Brasil, Apple memperingatkan risiko dari perubahan ini. Raksasa teknologi tersebut menekankan perubahan ini dapat menyebabkan masalah keamanan dan privasi bagi pengguna.
"Pengamanan yang kami siapkan tidak akan menghilangkan setiap risiko yang muncul dari sistem terbuka ini," kata Apple dalam pernyataan resmi, dikutip dari Reuters, Rabu, 24 Desember.
Kasus dengan CADE pertama kali berjalan setelah munculnya pengaduan dari platform e-commerce MercadoLibre di tahun 2022. Mereka menuduh Apple melakukan pembatasan tidak adil terhadap distribusi produk digital dan sistem pembayaran di wilayah Amerika Latin.
BACA JUGA:
CADE akhirnya mengeluarkan keputusan final setelah badan teknis mereka merekomendasikan sanksi terhadap Apple. Perusahaan yang berpusat di California itu kini memiliki waktu 105 hari untuk merombak sistem aplikasi di iOS Brasil.
Perjanjian antara Apple dan CADE ini akan berlaku selama tiga tahun ke depan dengan pengawasan yang sangat ketat. Jika terbukti melanggar kesepakatan, Apple akan dikenakan denda hingga 150 juta reais atau setara dengan Rp455,3 miliar.