JAKARTA - Android tengah mengembangkan kontrol Wi-Fi yang lebih rinci, memungkinkan pengguna mematikan fitur berbagi jaringan pada perangkat dengan banyak profil. Fitur ini menyasar skenario penggunaan bersama, mulai dari keluarga hingga rumah dengan penghuni lebih dari satu orang, di mana satu perangkat dipakai bergantian.
Selama ini, Android memungkinkan satu perangkat memiliki beberapa profil pengguna dengan aplikasi, pengaturan, dan file terpisah. Namun kredensial Wi-Fi tetap ikut terbagi. Ke depan, hal itu tampaknya akan berubah. Dengan kontrol baru ini, pemilik profil utama dapat mencegah profil lain terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama tanpa memasukkan kata sandi secara manual.
Bagi orang tua, fitur ini membuka ruang kontrol yang lebih ketat terhadap akses internet anak, terutama pada usia dini. Di lingkungan lain, seperti rumah dengan teman sekamar atau perangkat bersama di ruang keluarga, opsi ini memberi batas privasi yang lebih jelas. Singkatnya, Wi-Fi tidak lagi otomatis “ikut nebeng” hanya karena masih satu perangkat.
BACA JUGA:
Menurut laporan Android Authority, fitur tersebut saat ini masih berada di kanal Android Canary dan sudah muncul sejak November. Artinya, Google masih menguji stabilitasnya dan belum siap melepasnya ke publik luas. Kemungkinan besar, kontrol ini akan hadir lebih dulu melalui versi beta Android mendatang, termasuk Android 16.
Secara fungsi utama, fitur pemutusan berbagi Wi-Fi sudah berjalan sesuai rencana. Jika opsi dimatikan, profil lain tidak bisa mengakses jaringan kecuali memasukkan kata sandi. Namun, ada satu bagian yang belum berfungsi sempurna, yakni opsi untuk mengizinkan profil lain mengedit pengaturan jaringan Wi-Fi.
Belum ada kepastian kapan fitur ini akan tersedia secara resmi untuk semua pengguna. Tapi arahnya jelas: Android makin serius soal privasi dan kontrol granular. Di era satu perangkat banyak pengguna, Wi-Fi akhirnya belajar untuk tidak terlalu ramah.