Bagikan:

JAKARTA - iFixit resmi kembali meramaikan App Store lewat aplikasi baru yang menggabungkan panduan perbaikan, toko suku cadang, hingga asisten AI. Namun, aplikasi ini juga menghadirkan fitur pengecekan baterai yang sebenarnya sudah tersedia di pengaturan iPhone.

Aplikasi yang dirilis Selasa 9 Desember itu menjadi pusat layanan mandiri ala iFixit, menawarkan akses penuh ke ribuan panduan perbaikan yang selama ini menjadi andalan situs mereka. Pengguna bisa mencari panduan memperbaiki iPhone rusak, konsol gim yang tak mau menyala, atau laptop yang mulai rewel. Jika butuh alat atau komponen, aplikasi langsung memberi rekomendasi yang bisa dibeli dari iFixit.

Bagian yang membuat aplikasi ini lebih modern adalah FixBot, asisten AI yang dilatih dengan perpustakaan iFixit. FixBot bisa mendiagnosis kerusakan, menjelaskan penyebabnya, dan menyajikan langkah-langkah perbaikan.

Ada mode suara untuk mereka yang tangan dan pikirannya sedang tenggelam dalam kabel dan sekrup. Versi “Enthusiast”—yang bakal dibayar—akan menawarkan manual OEM dan diagnostik lanjutan menggunakan mikrofon dan kamera iPhone. Harganya belum diumumkan.

Aplikasi ini juga memasukkan fitur pemantauan kesehatan baterai. Pengguna harus mengisi data seperti kapasitas awal dan siklus baterai agar analisisnya berjalan, dan aplikasi menyarankan berbagi data analitik untuk hasil yang lebih akurat.

Di sini mulai terasa tumpang tindih. Apple telah menyediakan fitur yang sama lewat Battery Health di Settings, lengkap dengan kapasitas maksimum dan jumlah siklus. Masih belum jelas apakah penilaian iFixit akan lebih ketat atau lebih longgar dari Apple, namun risiko notifikasi yang berlebihan pasti menghantui pengguna yang sudah sensitif soal baterai.

iFixit kembali mencoba peruntungannya di iOS setelah aplikasinya ditendang keluar pada 2015. Saat itu, pengembangnya diblokir karena mempublikasikan teardown Apple TV generasi keempat yang masih versi developer kit. iFixit kemudian mengakui aplikasi lamanya memang sudah usang dan terdampak bug sejak iOS 9, sehingga mereka fokus kembali ke situs web.

Peluncuran aplikasi baru ini menunjukkan ambisi iFixit untuk kembali merekatkan hubungan dengan para pengguna perangkat Apple—meski dengan sedikit drama baterai yang mungkin tak diperlukan.

Dunia perbaikan perangkat tampaknya bakal makin ramai dengan sentuhan AI seperti ini, membuka diskusi baru tentang siapa yang paling berhak memberi tahu pengguna kapan baterai mereka harus diganti.