Bagikan:

JAKARTA - Instagram tampaknya sedang menyiapkan aturan baru yang bisa mengubah cara pengguna menjangkau audiens. Sejumlah pengguna melaporkan munculnya notifikasi yang membatasi jumlah hashtag dalam satu postingan menjadi hanya tiga. Belum ada pengumuman resmi dari pihak Instagram, sehingga dugaan terkuat adalah platform tersebut sedang melakukan uji coba diam-diam.

Selama ini Instagram mengizinkan hingga 30 hashtag per unggahan, sebuah ruang luas yang dimanfaatkan kreator untuk memperluas jangkauan. Jika pembatasan menjadi tiga hashtag benar-benar diterapkan, ekosistem penemuan konten bisa berubah drastis. Sebagian pengguna menilai langkah ini terasa aneh, sementara sebagian lainnya melihatnya sebagai upaya meningkatkan kualitas konten yang muncul di feed maupun halaman Explore.

Laporan dari DroidApp menyebutkan banyak pengguna mulai melihat pembatasan tersebut. Saat mencoba menambah hashtag keempat, notifikasi muncul dan menegaskan hanya tiga yang diperbolehkan. Untuk mereka yang gemar menyemprotkan hashtag seperti taburan meses di atas roti, ini tentu terasa seperti rem tangan mendadak.

Meta belum memberikan keterangan resmi, dan fitur ini belum dirasakan seluruh pengguna. Situasinya bisa berarti dua hal: Instagram tengah menguji fitur baru yang kemungkinan segera dirilis secara luas, atau sekadar eksperimen terbatas yang hasilnya digunakan untuk menentukan apakah pembatasan ini layak dipermanenkan.

Selain urusan hashtag, Instagram juga sedang mengerjakan fitur yang memungkinkan pengguna mengatur rekomendasi algoritmik berdasarkan topik tertentu. Fitur ini disebut akan hadir lebih dulu di Reels, lalu merembet ke halaman Explore. Pada Oktober 2025, Instagram juga memperkenalkan alat pengeditan gambar bertenaga AI yang memungkinkan pengguna merombak gaya visual Stories mereka.

Jika Instagram benar-benar menekan jumlah hashtag, kreator harus lebih strategis dalam memilih tiga kata kunci paling efektif. Dinamika ini menambah lapisan baru dalam permainan algoritma yang semakin kompleks, menjadikan 2025 sebagai tahun penuh eksperimen bagi salah satu platform terbesar di dunia.