JAKARTA - Netflix menutup studio pengembang di balik game mobile “Squid Game: Unleashed”, sebagai bagian dari perubahan strategi pada divisi video game-nya.
Penutupan studio tersebut dikonfirmasi oleh salah satu pendiri sekaligus mantan CEO Boss Fight Entertainment, David Rippy, melalui unggahan di LinkedIn pada Kamis, 23 Oktober.
“Berita yang cukup berat, tentu saja, tetapi saya sangat bersyukur atas waktu yang kami miliki di Netflix,” tulis Rippy.
Perusahaan streaming raksasa itu, yang dalam beberapa tahun terakhir mulai merambah bisnis periklanan dan video game untuk memperluas sumber pendapatannya, mengakuisisi Boss Fight Entertainment pada 2022 guna memperkaya portofolio gamenya.
BACA JUGA:
“Setelah lebih dari 10 tahun yang luar biasa di Boss Fight, beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari Netflix, kini tiba waktunya bagi studio ini untuk ditutup,” kata David Luehmann, direktur pengembangan game di Boss Fight, dalam unggahan LinkedIn lainnya.
Netflix belum memberikan komentar resmi saat dimintai keterangan oleh media.
Meski demikian, dua game buatan Boss Fight, yaitu “Netflix Stories” dan “Squid Game: Unleashed”, akan tetap tersedia di platform Netflix.
Tahun lalu, Netflix menunjuk Alain Tascan sebagai presiden divisi game. Di bawah arah barunya, perusahaan berencana untuk lebih fokus pada game bergenre pesta, naratif, anak-anak, dan mainstream.
Dalam panggilan pendapatan Netflix awal pekan ini, Co-CEO Greg Peters menyoroti “Squid Game: Unleashed” sebagai contoh jenis game naratif yang ingin terus dikembangkan Netflix berdasarkan serial-serial orisinalnya