JAKARTA – Xiaomi berhasil mencatat rekor penjualan terbaru berkat Xiaomi 17 Series, ponsel flagship terbarunya. Perangkat tersebut berhasil terjual lebih dari satu juta unit dalam waktu dua hari sejak peluncurannya.
Dari total penjualan tersebut, model Pro Max menjadi penyumbang terbanyak. Menurut laporan Gizmochina, model yang mirip dengan iPhone 17 Pro Max ini menyumbang lebih dari separuh total penjualan unit tersebut.
Model kedua yang paling banyak diminati adalah Xiaomi 17 Pro. Kedua perangkat ini berhasil mendorong tingkat penjualan Xiaomi meski model Pro Max dan Pro dijual di atas 6.000 yuan atau Rp13,9 jutaan.
Menurut Partner dan Presiden Xiaomi Group, Lu Weibing, pencapaian harga ini merupakan peningkatan bersejarah dalam struktur produk unggulan Xiaomi. Meski perangkat ini tampaknya memiliki banyak peminat, masih banyak kritik yang diterima Xiaomi karena masalah penyimpanannya.
Kritikan ini muncul karena model Xiaomi 17 standar tidak menawarkan penyimpanan 1TB. Menanggapi kritikan ini, Xiaomi menyatakan bahwa mereka sedang menyiapkan Xiaomi 17 dengan penyimpanan 1TB. Perangkat ini sedang dalam tahap produksi.
BACA JUGA:
Varian ini akan tersedia secara resmi pada 5 Oktober dengan harga 5.299 Yuan atau sekitar Rp12,3 juta. Melihat tingginya minat konsumen terhadap Xiaomi 17 Series, perusahaan pun tampak optimistis dengan pendapatan mereka tahun ini.
Weibing meyakini bahwa seri 17 ini tak hanya melampaui pendahulunya dari segi kecepatan penjualan, tetapi juga dari segi volume penjualannya. Untuk saat ini, penjualannya belum maksimal karena masalah stock.
Meski terjadi kekurangan stok untuk konfigurasi tertentu, Xiaomi berjanji untuk meningkatkan stoknya secara signifikan. Upaya ini dilakukan agar para pelanggan dapat menerima perangkat mereka dengan waktu tunggu yang lebih singkat.