Bagikan:

JAKARTA –  Google telah lama mengintegrasikan model Kecerdasan Buatan (AI) Gemini ke Sheets. Namun, perusahaan tersebut baru-baru ini meningkatkan kemampuannya ke level yang lebih baik.

Gemini di Sheets kini tak hanya fokus pada penambahan teks atau pembuatan grafik, tetapi juga mampu menangani rumus. Bahkan, model AI ini mampu mendiagnosis kesalahan dan mengoreksi kesalahan penggunanya secara otomatis.

Dengan diluncurkannya kemampuan ini, pengguna tak hanya menerima hasil perbaikan dari Gemini, tetapi juga memahami bagaimana perhitungan dilakukan di halaman Sheets mereka. Pada dasarnya, Google ingin membuat penghitungan rumus Gemini menjadi lebih transparan.

Fitur pertama yang ditonjolkan dalam peningkatan Gemini di Sheets adalah penjelasan terperinci untuk rumus yang rumit. Dengan fitur ini, Gemini dapat menampilkan proses langkah demi langkah tentang cara kerja rumus tersebut.

Sementara itu, penjelasan kesalahan dan koreksi diri Gemini hadir untuk membantu pengguna belajar dan bekerja dengan cepat. Jika suatu rumus gagal, Gemini dapat menjelaskan mengapa kegagalan itu terjadi.

Misalnya, saat tanggal di kolom A1 diformat sebagai teks, sistem akan menggunakan pesan kesalahan untuk menghasilkan rumus yang diperbaiki pada giliran berikutnya. Ini akan membantu pengguna dalam memecahkan masalah mendasar dalam format datanya.

Selain itu, untuk tugas-tugas yang lebih kompleks, Gemini sekarang dapat menyediakan beberapa opsi rumus. Fitur ini memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk memilih rumus yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Untuk menggunakan fitur-fitur baru ini, pengguna dapat mengakses Gemini for Sheets di panel samping dengan mengeklik ikon Tanya Gemini di pojok kanan atas Sheets. Pembaruan ini sudah tersedia di seluruh Sheets, tetapi hanya untuk pengguna yang berlangganan.