Bagikan:

JAKARTA - Kaspersky telah mengungkap wawasan awal mengenai Security Analyst Summit (SAS) 2025 yang sangat dinantikan, yang akan berlangsung di Khao Lak, Thailand, pada 26-29 Oktober 2025. 

Acara eksklusif empat hari ini akan mempertemukan hampir 200 peserta dari seluruh dunia. Agenda tahun ini menyoroti perkembangan pesat di bidang keamanan otomotif, yang mencerminkan peran pentingnya dalam dunia terhubung seperti saat ini.

Acara ini akan menghadirkan diskusi terkait topik-topik utama mulai dari keamanan otomotif hingga ancaman persisten tingkat lanjut (APT), AI, dan kerentanannya.

Spesialis keamanan Alina Tan, George Chen, dan Chee Peng akan berbagi bagaimana kamera dasbor menjadi permukaan serangan baru dan mengeksplorasi apa artinya ini bagi kendaraan yang terhubung, privasi pribadi, dan pengawasan publik. 

Sementara itu, Artem Zinenko dari Kaspersky ICS CERT juga akan mempresentasikan tentang bagaimana kerentanan zero-day dalam layanan web yang dapat diakses publik dapat menjadi vektor rantai pasokan serangan terhadap mobil.

Melampaui keamanan otomotif, Kira Chen, peneliti keamanan senior di DARKNAVY, akan mengeksplorasi fitur interkonektivitas yang mulus dan menganalisis bagaimana penyerang dapat mengeksploitasi modul-modul ini di ponsel pintar modern. 

Peneliti independen Athanasios Giatsos dan Peter Geissler masing-masing akan mendalami keamanan ekstensi peramban dan ancaman perangkat tertanam.

“Kami bangga mempersembahkan program yang menjawab tantangan keamanan siber paling mendesak di zaman kita, mulai dari ancaman kendaraan terhubung hingga AI dan lainnya,” ujar Dmitry Galov, kepala Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky di Rusia dan CIS. 

Dengan wawasan dari para ahli terkemuka di seluruh dunia, dan beberapa pembicaraan konfidensial yang masih dirahasiakan, konferensi tingkat tinggi ini diharapkan bisa menjadi forum luar biasa untuk berbagi pengetahuan dan strategi guna memperkuat ekosistem digital.