JAKARTA - Beberapa waktu lalu, AYN mengumumkan bahwa handheld flagship terbarunya, Odin 3, akan menggunakan layar AMOLED 6 inci dengan refresh rate 120Hz. Senin 1 September, perusahaan juga mengungkapkan chipset yang digunakan, yaitu Snapdragon 8 Elite, yang berpotensi memicu revolusi di dunia handheld gaming Android.
AYN Odin 3 resmi menjadi handheld gaming Android pertama yang dikonfirmasi menggunakan System on Chip (SoC) Snapdragon 8 Elite. Pekan lalu, perangkat saingan bernama KONKR Pocket FIT Elite sempat mengisyaratkan penggunaan chipset serupa, namun spesifikasinya belum dikonfirmasi oleh perusahaan tersebut.
Meningkat dari Snapdragon 8 Gen 2 yang digunakan pada pendahulunya, Odin 3 diprediksi akan menjadi salah satu handheld paling kuat di pasaran. Chipset ini menawarkan peningkatan signifikan dalam performa dan efisiensi. Namun, ada beberapa tantangan dengan arsitektur baru ini.
BACA JUGA:
Pengembang emulator dan driver komunitas saat ini masih berfokus pada chipset lama, sehingga dukungan untuk Snapdragon 8 Elite masih sangat terbatas. Meskipun kekuatan inti CPU Oryon dapat mengimbangi sebagian kekurangan ini, driver tetap menjadi elemen krusial untuk emulator yang menuntut seperti Nintendo Switch, PS3, dan emulator Windows. Inilah alasan mengapa AYANEO lebih memilih chipset G3 Gen 3, yang berbasis pada Snapdragon 8 Gen 3.
Kabar baiknya, kehadiran Odin 3 diharapkan mendorong komunitas emulasi Android untuk beradaptasi, sehingga kompatibilitas driver diperkirakan akan meningkat seiring waktu. Ini adalah kabar positif bagi pengguna ponsel gaming, meskipun prosesnya mungkin memakan waktu beberapa bulan.

Masalah Panas pada Chipset
Kekhawatiran lain adalah panas yang dihasilkan oleh chipset Snapdragon 8 Elite. Pengujian ekstensif oleh Android Authority pada ponsel cerdas dengan chipset ini menunjukkan bahwa perangkat tersebut cenderung lebih panas dibandingkan model sebelumnya. Teaser video Odin 3 menunjukkan adanya heat sink besar yang mungkin dapat mengurangi masalah ini, tetapi pengujian lebih lanjut masih diperlukan.
AYN juga mengonfirmasi bahwa Odin 3 akan memiliki baterai 8.000mAh, sama seperti Odin 2. Perangkat ini juga sekitar 30 gram lebih ringan dan memiliki ukuran fisik yang sedikit lebih kecil, terutama karena bezel layar yang lebih tipis.
Pengumuman ini merupakan perkembangan menarik di dunia handheld gaming Android. AYN berencana merilis dua perangkat baru tahun ini: satu dengan dua layar yang ditenagai oleh Snapdragon 865/8 Gen 2 dengan harga mulai dari Rp3,8 juta, dan Odin 3 dengan Snapdragon 8 Elite, yang detail harganya kemungkinan akan diumumkan minggu ini.