Bagikan:

Singapura – IBM kembali mempertegas komitmennya dalam mendorong transformasi manufaktur cerdas dengan menggelar tur kedua Industry 4.0 Studio di Changi Business District, Singapura, Rabu 20 Agustus. Acara ini menghadirkan pengalaman imersif bagi para peserta untuk menyaksikan langsung penerapan teknologi paling mutakhir yang ditawarkan IBM, mulai dari kecerdasan buatan, hybrid cloud, edge computing, hingga augmented reality yang diintegrasikan ke dalam praktik manufaktur dunia nyata.

Dalam tur ini, peserta diperkenalkan pada solusi manajemen peralatan berbasis kecerdasan buatan dan teknologi 3D spatial. Melalui penggunaan smart glasses dan sistem vision berbasis AI, inspeksi peralatan dapat dilakukan dengan lebih presisi dan cepat, termasuk mendeteksi cacat, memverifikasi peralatan, serta menyinkronkan data inspeksi ke platform pusat secara real-time.

Lewat cara ini, perusahaan memperoleh kendali penuh atas operasional di berbagai lokasi sekaligus membuka peluang kolaborasi jarak jauh melalui fitur remote assist, di mana para ahli dapat memberikan panduan langsung dengan visualisasi di bidang pandang petugas lapangan.

Selain itu, IBM juga menampilkan kapabilitas operasional dan perawatan berbasis insight yang digerakkan oleh AI. Salah satu demonstrasi memperlihatkan bagaimana sistem IBM Maximo Application Suite dan watsonx digunakan dalam pengelolaan pembangkit surya. Ketika sistem mendeteksi anomali penurunan daya, drone otomatis dikerahkan untuk melakukan inspeksi visual. Hasilnya kemudian diproses oleh Maximo Visual Inspection Edge untuk menghasilkan skor kesehatan panel serta rekomendasi perawatan yang disampaikan melalui Watson Assistant.

Demonstrasi lain menunjukkan inspeksi canggih pada memory DIMM dengan menggunakan cobot dan sistem multi-kamera. Teknologi ini memungkinkan deteksi lebih dari lima belas jenis cacat sekaligus, sehingga menjamin kontrol kualitas dan efisiensi produksi yang lebih tinggi.

Tidak kalah menarik, peserta juga menyaksikan bagaimana kecerdasan buatan generatif mengubah pengalaman pelanggan di dunia nyata. IBM menampilkan robot mobile otonom yang digunakan di Mandai Wildlife Reserve, lengkap dengan avatar digital yang mampu berinteraksi secara natural menggunakan bahasa manusia. Teknologi ini dibangun di atas small language models (SLM) dari IBM yang ditenagai oleh Watson Assistant, sehingga memungkinkan interaksi yang lebih efisien, hemat daya komputasi, dan tetap menjaga tingkat personalisasi tinggi.

Lewat kemampuan ini, pengunjung dapat memperoleh informasi, arahan, maupun rekomendasi perjalanan yang disesuaikan secara real-time, menunjukkan bagaimana inovasi AI dapat diterapkan langsung dalam interaksi publik.

Industry 4.0 Studio di Singapura pertama kali diluncurkan pada tahun 2021 melalui kolaborasi antara IBM, Samsung, M1, dan didukung oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA). Studio ini menjadi wadah pengujian dan demonstrasi berbagai teknologi mutakhir seperti jaringan 5G standalone, edge computing, AI, serta augmented reality untuk skenario manufaktur cerdas. Seiring berkembangnya kebutuhan industri global, IBM terus memperluas konsep ini ke berbagai lokasi lain, termasuk Amerika Serikat, untuk memperkuat ekosistem inovasi berbasis teknologi.

Tur kedua yang digelar pada 20 Agustus 2025 ini memperlihatkan secara nyata bagaimana empat pilar transformasi Industry 4.0 — inspirasi, inovasi, informasi, dan intelijensi — dihadirkan IBM bagi dunia industri. Melalui kombinasi teknologi dan demonstrasi langsung yang dibangun dengan fondasi small language models dan Watson Assistant, acara ini menegaskan peran IBM sebagai pionir dalam membawa manufaktur menuju era digital yang lebih efisien, terhubung, dan berkelanjutan.