JAKARTA - Operator Wikipedia, Wikimedia Foundation, pada Senin 11 Agustus kalah dalam gugatan hukum di Pengadilan Tinggi London terkait bagian dari Undang-Undang Keamanan Daring Inggris (Online Safety Act). Undang-undang ini menetapkan persyaratan ketat bagi platform daring di Inggris dan telah dikritik karena berpotensi membatasi kebebasan berbicara.
Wikimedia Foundation menggugat peraturan dalam undang-undang tersebut, yang menurut mereka dapat memberlakukan kewajiban Kategori 1—kategori paling ketat—pada Wikipedia. Jika diterapkan, kewajiban ini akan mengharuskan verifikasi identitas pengguna dan kontributor Wikipedia, yang dapat memaksa platform tersebut untuk secara drastis mengurangi jumlah pengguna di Inggris yang dapat mengakses situs tersebut.
Hakim Jeremy Johnson menolak gugatan tersebut pada hari Senin, namun menyatakan bahwa Wikimedia Foundation dapat mengajukan gugatan lebih lanjut jika regulator Ofcom secara tidak sah menyimpulkan bahwa Wikipedia termasuk dalam layanan Kategori 1. Ia menambahkan bahwa putusannya "tidak memberikan lampu hijau kepada Ofcom dan Menteri untuk menerapkan rezim yang akan secara signifikan mengganggu operasional Wikipedia."
Wikimedia Foundation menyatakan bahwa putusan ini "tidak memberikan perlindungan hukum langsung bagi Wikipedia seperti yang kami harapkan," tetapi menyambut baik pernyataan pengadilan yang menekankan tanggung jawab Ofcom dan pemerintah Inggris untuk memastikan perlindungan bagi Wikipedia.
BACA JUGA:
Departemen Sains, Inovasi, dan Teknologi Inggris belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar. Ofcom menyatakan akan "terus memajukan pekerjaan kami terkait layanan yang dikategorikan."
Undang-Undang Keamanan Daring, yang disahkan pada 2023 dan mulai diterapkan tahun ini, sebelumnya juga dikritik oleh platform media sosial X, yang menyebutkan perlunya perubahan signifikan pada undang-undang tersebut. Para pegiat kebebasan berbicara dan pembuat konten mengeluhkan bahwa aturan tersebut diterapkan terlalu luas, menyebabkan penyensoran konten yang sebenarnya legal.
Pemerintah Inggris menyatakan bahwa undang-undang ini dirancang untuk melindungi anak-anak dan menghapus konten ilegal. Menteri Teknologi Peter Kyle mengatakan bahwa mereka yang ingin mencabut undang-undang ini "berpihak pada predator."