Bagikan:

JAKARTA – Saat GPT-5 diluncurkan, OpenAI membuat perubahan besar dengan menyingkirkan model sebelumnya. Biasanya, OpenAI selalu mempertahankan model lamanya agar pengguna memiliki pilihan.

Namun, perubahan ini memicu protes dari banyak pengguna. Tak sedikit pemakai ChatGPT yang mengeluh dengan hilangnya model lama, termasuk GPT-4o dari aplikasi. Atas keluhan ini, OpenAI akhirnya kembali menambahkan GPT-4o.

Pengembalian model GPT-4o dilakukan setelah beberapa pengguna mengeluhkan kualitas penulisan GPT-5 yang dianggap menurun. Merea pun mengekspresikan kesedihan atas hilangnya GPT-4o di berbagai media sosial, termasuk X.

Atas berbagai keluhan yang muncul, CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa mereka akan menerapkan sedikit perubahan. Salah satunya adalah menggandakan batas kecepatan GPT-5 untuk para pengguna ChatGPT Plus.

Peningkatan ini akan diluncurkan setelah perluasan GPT-5 selesai dilakukan. Selain itu, GPT-4o akan kembali dihadirkan, tetapi hanya terbatas bagi para pengguna yang berlangganan.

"Kami akan membiarkan pengguna Plus memilih untuk terus menggunakan 4o. Kami akan memantau penggunaan sambil mempertimbangkan berapa lama model lama akan ditawarkan," kata Altman, dikutip pada Senin, 11 Agustus.

Untuk jaminan perbaikan di masa depan, Altman menegaskan bahwa GPT-5 akan dibuat lebih pintar dari sebelumnya. OpenAI akan mengubah tampilan antarmuka ChtGPT agar pemikiran manual dapat terpicu dengan mudah.

"Kemarin, autoswitcher rusak dan tidak berfungsi selama sebagian besar hari, dan hasilnya GPT-5 tampak jauh lebih bodoh," ungkap Altman. "GPT-5 akan tampak lebih pintar mulai hari ini."