JAKARTA – OpenAI resmi meluncurkan GPT-5, model Kecerdasan Buatan (AI) terbaru untuk ChatGPT yang diklaim lebih cerdas. Sejalan dengan peluncuran ini, ChatGPT akan mengalami banyak perubahan.
Perubahan pada aplikasi chatbot ini akan mencakup peningkatan kinerja hingga fitur di dalamnya. Berikut ini beberapa perubahan yang akan dirasakan para pengguna ChatGPT setelah menggunakan chatbot dengan versi GPT-5.
Hilangnya Pemilihan Model AI
Sebelumnya, pengguna diberikan kebebasan untuk memilih model AI yang mereka inginkan. Setiap kali OpenAI meluncurkan model AI terbaru, pengguna masih dapat mengakses model yang lebih lama, tetapi kini tidak lagi.
Dengan peluncuran GPT-5, pengguna ChatGPT akan kehilangan akses ke model GPT-4o, GPT-4.1, dan GPT-4.5. ChatGPT kini akan menjalankan GPT-5 secara otomatis karena model ini telah menggabungkan model-model yang telah OpenAI kembangkan sebelumnya.
ChatGPT Punya Kepribadian
Pembaruan menarik yang mungkin tidak diharapkan pengguna ChatGPT sebelumnya adalah 'kepribadian'. Ini merupakan kemampuan baru yang dapat mempererat interaksi antara chatbot dengan penggunanya.
OpenAI memperkenalkan empat kepribadian, di antaranya Sinis, Robot, Pendengar, dan Nerd. Sinis akan memberikan respons yang sarkastik dan cenderung datar, tetapi kepribadian ini dapat membantu penggunanya dengan jawaban yang lugas dan praktis.
Sementara itu, Robot akan memberikan responos yang tepat, efisien, dan tentunya tanpa emosi. Berbeda dengan Pendengar yang terasa hangat dan santai dalam memberikan respons. Pendengar merupakan tipe kepribadian dengan kecerdasan yang ringan.
BACA JUGA:
Jika pengguna ingin merasakan pengalaman berinteraksi dengan respons yang detail dan mendalam, mereka bisa mencoba kepribadian Nerd. Kepribadian ini dapat menjelaskan topik dengan sangat jelas.
Terintegrasi dengan Gmail dan Google
Pembaruan berikutnya adalah integrasi yang lebih mudah ke aplikasi pihak ketiga. Dalam demo yang dijelaskan OpenAI melalui saluran YouTube-nya, pengguna kini dapat menghubungkan akun Gmail dan Google Kalendar mereka ke ChatGPT.
Dengan integrasi ini, pengguna dapat memanfaatkan ChatGPT sebagai asisten yang cerdas. Jika ingin memanajemen waktu dengan baik, pengguna dapat mengajukan perintah seperti 'bantu saya rencanakan jadwal besok' kepada ChatGPT.