Waze Permudah Penggunanya Berkendara Selama Pandemi COVID-19
Tangkapan layar peta digital Waze (Aditya/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Aplikasi peta digital Waze, senantiasa melengkapi fitur navigasinya untuk mempermudah pengendara terlebih di masa pandemi COVID-19. Bekerja sama dengan jaringan komunitasnya, Waze menandai ruas jalan dan wilayah yang terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Tak hanya itu, Waze juga menandai rumah sakit (RS) rujukan untuk membantu penggunanya selama pandemi COVID-19. Pengguna Waze bisa menemukannya dengan mengetik kata kunci seperti “COVID”, “covid”, “coronavirus”, “corona virus” atau “rumah sakit corona” di kolom pencarian alamat. 

Tangkapan layar Waze terkait peta rujukan rumah sakit (Aditya/VOI)

"Kami akan memastikan pengemudi dapat berkendara dengan aman dan seefisien mungkin. Upaya ini termasuk menyematkan lokasi penting di peta, seperti lokasi pengujian medis dan informasi terkini soal pembatasan area yang ditutup di sejumlah wilayah dan kota tertentu yang melakukan karantina,” tulis Waze dalam keterangan tertulisnya. 

Untuk mendukung hal itu, Map Editor Waze dan tim Crisis Response Waze bekerja sama dengan 58 negara (dan akan terus bertambah) untuk menambahkan informasi secara spesifik per wilayah ke dalam peta Waze yang di antaranya adalah penutupan jalan dan zona merah dari karantina wilayah dan pusat uji kesehatan.

Di sisi lain, Waze mencatat terjadinya penurunan aktivitas berkendara secara global karena kebijakan lockdown atau karantina wilayah selama pandemi COVId-19. Setidaknya, 60 persen penguna aplikasinya mengurangi aktivitas berkendaranya sejak Februari lalu. 

Laporan Waze penurunan jumlah pengendara (dok. Waze)

Sejalan dengan tren global, sebagai dampak penerapan PSBB di beberapa kota besar di Indonesia. Aktivitas berkendara dari pengguna Waze di Indonesia juga berkurang hingga 71 persen dari aktivitas rata-rata harian. 

Inisiatif lain yang telah dilakukan oleh Waze dengan penambahan fitur pin location personalities pada kolom pencarian. Fitur ini akan memfasilitasi informasi pengendara drive-through dan pick-up untuk membantu para pengguna mendapatkan berbagai produk dari mitra Waze, seperti makanan dan hal-hal penting lainnya.

Cara ini meminimalisir kontak bertemu dan tetap mematuhi pedoman social distancing. Para pelaku bisnis dan brand yang perlu memperbarui informasi mereka pun dapat melakukannya dalam beberapa langkah sederhana atau menghubungi tim layanan Waze untuk bantuan. Selengkapnya bisa dilihat di blog resmi Waze.