JAKARTA – Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dipadati oleh para astronot yang bertugas pada Selasa, 1 Juli 2025. Para astronot tersebut merupakan bagian dari Ekspedisi 73 dan Misi Axiom 4 (Ax-4).
Mereka mengerjakan berbagai penelitian sains yang cukup penting. Ada yang menyelidiki sirkulasi otak, mengamati sel kanker, mempelajari bioteknologi, dan mengerjakan eksperimen krusial lainnya.
Komandan Stasiun Takuya Onishi, astronot dari Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) yang bergabung dalam Ekspedisi 73, memasang sensor untuk mengukur aliran darah dari otaknya ke jantung. Data ini akan digunakan memahami adaptasi sirkulasi darah dalam kondisi tanpa bobot.
Sementara itu, Teknisi Penerbangan NASA Anne McClain dan Nichole Ayers mendukung kru Ax-4. McClain membantu para astronot mengoperasikan perangkat keras penelitian, sedangkan Ayers menyiapkan mikroskop di modul laboratorium Destiny untuk Shubhanshu Shukla dari Ax-4.
Di sisi lain, Insinyur Penerbangan NASA Jonny Kim mengumpulkan sampel darah bersama Onishi. Ia memproses sampel tersebut dalam sentrifus dan menyimpannya di dalam lemari pembeku sains untuk diawetkan dalam jangka panjang.
BACA JUGA:
Astronot lainnya yang fokus pada penelitian sains adalah Kirill Peskov. Astronot tersebut memeriksa komputer laptop untuk operasi lengan robotik Eropa dan menyelesaikan sesi 24 jam dengan sensor yang mengukur aktivitas jantung dan tekanan darahnya.
Kru Ax-4 juga mengerjakan misi sains khusus selama berada di stasiun tersebut. Peggy Whitson dan Tibor Kapu diketahui mempelajari sirkulasi otak untuk eksperimen misi mereka.
Selama penelitian ini, Whitson membantu Kapu menggunakan ultrasonografi Doppler untuk mengambil gambar aliran darah di arteri serebralnya. Setelah tekanan darah Kapu diukur, hasilnya akan digunakan untuk melindungi pemrosesan visual kru dalam gravitasi mikro.
Whitson juga mengamati sel kanker di bawah mikroskop fluoresensi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari cara mendeteksi dan mencegah kanker lebih dini, sebuah langkah maju dalam penelitian medis luar angkasa.
Astronot Ax-4 Sławosz Uznański-Wiśniewski mengeksplorasi penggunaan nanomaterial dalam perangkat yang dapat dikenakan. Perangkat ini dirancang untuk memantau kesehatan kru secara real-time selama berada di luar angkasa.