Bagikan:

JAKARTA - Apple dilaporkan tengah mengembangkan tujuh produk head-mounted baru, termasuk versi terbaru Vision Pro dan kacamata pintar, sebagai upaya untuk mengubah cara kita mengonsumsi konten. Meski awal peluncuran Vision Pro berjalan lambat, Apple tetap berkomitmen untuk bersaing dengan Meta, Google, dan perusahaan lain di pasar AR dan XR yang terus berkembang.

Saat ini, kita biasa mengonsumsi konten dengan memegang atau duduk di depan perangkat seperti smartphone, tablet, atau komputer. Metode ini sudah berlangsung selama puluhan tahun, namun banyak perusahaan mulai menantang cara tersebut dengan perangkat seperti headset dan kacamata pintar. Menurut analis Ming-Chi Kuo, Apple berencana terjun ke ranah ini dengan mengembangkan tujuh produk head-mounted.

Apple sudah pernah memperkenalkan headset sebelumnya, yaitu Vision Pro yang diumumkan pada WWDC 2023 dan dirilis setahun kemudian. Namun, produk ini tidak berhasil secara komersial karena harga yang tinggi dan kurangnya ekosistem pendukung sehingga pelanggan enggan membeli.

Meski begitu, kegagalan Vision Pro tidak membuat Apple mundur. Menurut Ming-Chi Kuo, Apple sedang mengembangkan beberapa produk head-mounted yang mungkin baru akan tersedia dalam beberapa tahun ke depan.

Model pertama yang akan dirilis adalah generasi berikutnya dari Vision Pro dengan chipset M5. Produksi massal dijadwalkan pada kuartal ketiga 2025 dan peluncuran diperkirakan akhir tahun. Selanjutnya ada Vision Air yang produksi massalnya direncanakan kuartal ketiga 2027, diikuti oleh generasi kedua Vision Pro pada 2028.

Selain headset, Apple juga mengembangkan kacamata pintar mirip Ray-Ban. Produksi massal kacamata ini dijadwalkan kuartal kedua 2027 dengan peluncuran di tahun yang sama. Apple juga dikabarkan membuat kacamata XR yang akan rilis pada 2028. Terakhir, ada aksesoris layar tambahan yang diperkirakan mulai diproduksi massal kuartal kedua 2026.

Apple tidak sendirian dalam mendorong pasar headset dan kacamata pintar. Perusahaan seperti Snap dan Meta sudah lebih dulu menyadari potensi pasar ini, dengan Ray-Ban Meta sebagai salah satu kacamata pintar yang populer saat ini. Meta juga memperluas kerja sama dengan Oakley untuk menghadirkan model yang lebih sporty.

Samsung dan Google juga serius menjejaki pasar ini lewat Project Moohan yang menggunakan platform Android XR dari Google. Saat ini, Apple terasa tertinggal dalam perlombaan ini. Semoga saat Apple membawa produk terbaru ke pasar, mereka masih punya kesempatan untuk mengejar ketertinggalan.