Bagikan:

JAKARTA – Microsoft telah meluncurkan pembaruan untuk Windows 11, tetapi pembaruan ini merugikan sejumlah penggunanya. Menurut laporan yang beredar, Microsoft tidak sengaja menghapus Copilot dari perangkat. 

Pembaruan sistem operasi seharusnya meningkatkan kinerja perangkat, menambahkan fitur baru, dan memperbaiki sejumlah masalah. Namun, pembaruan kali ini yang diunduh pengguna justru membawa bug yang tidak bisa diatasi, kecuali jika Microsoft bertindak. 

Microsoft selalu meluncurkan patch pembaruan setiap bulannya untuk Windows 11 dan pembaruan terakhir diluncurkan pada 11 Maret lalu. Meski patch keamanan ini berhasil mengatasi sejumlah masalah, ada bug yang membuat Copilot menghilang. 

Beberapa pengguna, mengutip dari The Verge, mengatakan bahwa bug ini membuat Copilot tidak bisa disematkan di bilah tugas dan terhapus. Dengan begitu, pengguna yang terdampak tidak bisa menggunakan asisten virtual berbasis Kecerdasan Buatan (AI) tersebut. 

Tidak diketahui dengan pasti berapa banyak pengguna yang terdampak dan seberapa luas penyebarannya, tetapi Microsoft tahu mengenai bug ini. Tidak ada informasi yang perusahaan itu sampaikan di halaman pembaruan Windows 11.

"Kami menyadari adanya masalah dengan aplikasi Microsoft Copilot yang memengaruhi beberapa perangkat," kata Microsoft. Perusahaan itu menjelaskan bahwa perbaikan untuk hilangnya Copilot sedang dikerjakan. 

Untuk saat ini, pengguna yang terdampak bisa menginstal ulang aplikasi Copilot dari Microsoft dan menyematkan perangkat lunaknya secara manual. Setelah masalah Copilot yang terhapus berhasil diatasi, pengguna tidak perlu lagi menyematkan Copilot secara manual.