JAKARTA – Hingga saat ini, dukungan bahasa di Vision Pro masih cukup terbatas. Namun, Apple dikabarkan akan menambahkan dua bahasa baru saat visionOS 2.4 dirilis dalam versi yang lebih stabil.
Penambahan bahasa menunjukkan bahwa teknologi komputer spasial ini akan diperluas ke lebih banyak negara. Dengan begitu, kehadiran bahasa baru merupakan kabar baik bagi penggemar Vision Pro di negara lain.
Berdasarkan laporan 9to5google, Apple menambahkan dukungan bahasa Spanyol dan Italia di visionOS 2.4 versi beta. Dukungan bahasa terbaru ini hanya bisa diakses oleh para pengembang yang terdaftar karena versi beta merupakan versi pengujian.
Setelah kedua bahasa tersebut ditambahkan secara resmi, Vision Pro akan memiliki 13 bahasa secara keseluruhan. Berikut ini beberapa bahasa yang sudah tersedia di headset seharga Rp50 jutaan tersebut.
BACA JUGA:
- Arab
- Bahasa Mandarin
- Bahasa China (Hong Kong)
- Bahasa Inggris (Australia)
- Bahasa Inggris (UK)
- Bahasa Inggris (AS)
- Perancis
- Prancis (Kanada)
- Jerman (Deutsch)
- Jepang
- Korea
visionOS 2.4 diperkirakan rilis pada April 2025, berbarengan dengan iOS 18.4. Dengan munculnya temuan bahasa baru ini, kemungkinan besar Apple akan memperluas Vision Pro di Spanyol dan Italia pada waktu yang sama.
Perluasan perangkat ini memang berjalan dengan lambat karena Apple hanya menyasar pasar tertentu. Saat pertama kali dirilis, perangkat ini hanya tersedia di AS, lalu diperluas ke China, Jepang, dan Singapura. Kini, perangkat tersebut sudah bisa ditemui di Jerman, Korea, bahkan Arab.