Bagikan:

JAKARTA - OpenAI akan segera membuka kantor barunya di Munich, Jerman dalam beberapa bulan mendatang, karena negara tersebut memiliki jumlah pengguna, pelanggan berbayar. 

Namun, lebih lanjut, Pendiri sekaligus CEO OpenAI, Sam Altman mengungkapkan bahwa terpilihnya Jerman sebagai lokasi kantor mereka adalah karena negara tersebut terkenal akan keahlian teknis, keunggulan akademis, dan inovasi industrinya. 

“Jadi, tidak mengherankan jika Jerman telah menjadi pemimpin dunia dalam adopsi AI,” kata Altman dalam pernyataan resminya dikutip Minggu, 9 Februari. 

Altman juga berharap pembukaan kantor mereka di Jerman itu dapat membantu lebih banyak orang, bisnis, dan lembaga untuk mendapatkan manfaat dari berbagai kemungkinan AI di masa depan.

Perusahaan tersebut telah berdiskusi dengan pejabat tinggi Jerman sejak 2023. Germany Trade & Invest memberikan konsultasi mengenai ekspansi perusahaan tersebut.

“Pemilihan Munich sebagai lokasi kantor baru OpenAI menggarisbawahi pentingnya Jerman, pasar terbesar di Eropa, dalam kecerdasan buatan Eropa,” kata Robert Hermann, CEO Germany Trade & Invest. 

Pembukaan kantor OpenAI di Jerman ini menyusul investasi bisnis besar-besaran yang sudah dilakukan terlebih dahulu oleh perusahaan-perusahaan besar TI seperti Apple, Amazon, Google, dan IBM.

Seorang juru bicara OpenAI memberi tahu TechCrunch bahwa kantor tersebut akan merekrut untuk posisi pemasaran, urusan global, dan komunikasi sebagai permulaan.