Bagikan:

JAKARTA - Tiga blockchain terkemuka yaitu Internet Computer (ICP) dari Dfinity, kemudian Hedera (HBAR), dan Cardano (ADA) menjadi jaringan dengan aktivitas pengembangan tertinggi dalam 30 hari terakhir. Berdasarkan data dari Santiment, Dfinity mencatat 597,27 commit di GitHub, disusul Hedera dengan 428,47, dan Cardano dengan 426,17.

Aktivitas pengembangan yang tinggi mencerminkan komitmen tim terhadap inovasi dan adopsi teknologi. Selain tiga besar tersebut, blockchain lain yang juga aktif dalam pengembangan meliputi Chainlink, Starknet, Optimism, Polkadot, Kusama, Ethereum, dan DeepBook Protocol.

Sejumlah pembaruan penting terjadi di masing-masing ekosistem. Dfinity menjalin kerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) untuk mendukung UMKM secara global. 

Hedera terlibat dalam uji coba sistem pembayaran lintas batas oleh Otoritas Moneter Singapura (MAS) serta berpotensi meluncurkan stablecoin HUSD yang sesuai regulasi MiCAR Uni Eropa. Sementara itu, Cardano tengah mempersiapkan Plomin hard fork, yang akan menjadikannya blockchain pertama yang sepenuhnya terdesentralisasi.

Kenaikan aktivitas pengembangan ini beriringan dengan lonjakan harga token terkait. ICP naik 3,8% menjadi 8,84 dolar AS (Rp143.008), sementara kapitalisasi pasarnya meningkat 3% menjadi 4,2 miliar dolar AS (Rp68,04 triliun). 

Analis memproyeksikan harga ICP bisa mencapai 17,44 dolar AS (Rp282.528) dalam jangka pendek dan 79,5 dolar AS (Rp1,28 juta) dalam jangka panjang. HBAR dan ADA juga mengalami kenaikan harga masing-masing 2,1% dan 3,3%.

Meskipun tidak selalu berdampak langsung terhadap harga, aktivitas pengembangan yang tinggi menunjukkan prospek positif bagi proyek blockchain. Konsistensi inovasi ini diharapkan dapat memperkuat fundamental ekosistem Web3 dan meningkatkan adopsi teknologi blockchain di masa mendatang.