Bagikan:

JAKARTA - Bulan September 2023 menjadi saksi kebangkitan sejumlah bitcoin yang sudah lama tidak aktif sejak tahun 2012. Pada tanggal 18 September, 909 BTC senilai lebih dari 24 juta dolar AS (sekitar Rp344 miliar) berpindah tangan.

Tidak hanya itu, momentum ini berlanjut ke hari berikutnya ketika transfer lain dari pemilik Bitcoin dari tahun 2012 menggerakkan 519,95 bitcoin, dengan nilai lebih dari 14 juta dolar AS (sekitar Rp199 miliar).

Pada hari Senin, lima transaksi BTC dari tahun 2012 dilakukan. Namun, aktivitas tersebut tidak berhenti di situ. Pada hari Selasa, terjadi ledakan lain ketika 519,95 BTC tambahan berpindah tangan. Di tingkat blok 808.426, alamat "15ZuB" memindahkan sepuluh bitcoin senilai 270 ribu dolar AS (sekitar Rp3,8 miliar).

Alamat dompet digital ini muncul pada tanggal 7 Oktober 2012. Selanjutnya, di blok 808.437, sepuluh bitcoin lain dari tahun 2012 dilepaskan dari alamat "1MLs3," yang berasal dari tanggal 11 November 2012. Kemudian, di blok 808.438, terjadi pergerakan serupa, dengan sepuluh bitcoin lain yang berpindah.

Seluruh transaksi ini berasal dari alamat "1365X," yang dibuat pada tanggal 12 Desember 2012. Semua tiga transaksi ini memiliki peringkat privasi "moderat" sebesar 55, menurut evaluasi alat penilaian privasi blockchair.com.

Jadi, sejauh ini, ada total 17 transfer dari tahun 2012 yang terjadi pada bulan September 2023. Dan yang menarik, sebanyak 13 di antaranya terjadi hanya dalam dua hari, yaitu pada tanggal 18 dan 19 September.

Setiap transaksi dilakukan dari alamat tersebut dengan menggunakan fitur "kirim semuanya," baik untuk pembayaran ke bursa atau hanya untuk memindahkan aset. Ini menunjukkan bahwa pemilik bitcoin ini telah memutuskan untuk mengaktifkan kembali mata uang digital yang telah tidur selama 11 tahun.

Peristiwa ini menjadi sorotan di dunia kripto, dan para pengamat terus memantau perkembangan lebih lanjut dari bitcoin yang terbangun kembali setelah hampir satu dekade.