Bagikan:

JAKARTA – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali bersiap meramaikan JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5–15 Februari 2026. Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara menargetkan perputaran transaksi minimal Rp8 triliun, sejalan dengan pencapaian tahun lalu.

Project Manager IIMS 2026 Rudi MF, mengatakan target tersebut mencakup penjualan semuanya. Angka itu dipatok secara realistis, mengingat IIMS 2025 juga berhasil membukukan transaksi sekitar Rp8 triliun dengan total 22.322 surat pemesanan kendaraan (SPK) dalam 11 hari.

"Target minimal transaksi berada di angka Rp8 triliun, yang mencakup penjualan mobil, motor dan industri pendukung,” ujar Rudi MF di Jakarta, Selasa, 27 Januari.

Tak hanya mengejar nilai transaksi, skala pameran juga diperluas. Total area IIMS 2026 mencapai sekitar 156.170 meter persegi. Ini meningkat signifikan dibandingkan 133.547 meter persegi pada edisi sebelumnya.

Grand Hall turut dimanfaatkan untuk menampung merek aksesoris, anggota Perhimpunan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia (PAHAMI), serta pelaku industri pendukung lainnya. Sementara itu, kawasan Gambir Expo hingga area danau disiapkan sebagai ruang khusus Indonesia Boating Gathering (IBG), menambah ragam atraksi di luar display kendaraan.

Untuk penempatan produk, mobil akan mengisi area hingga Hall C3, sedangkan sepeda motor menempati Hall C1 dan C2. Dengan konfigurasi ini, panitia berharap dapat menghadirkan lebih banyak peserta sekaligus memperkaya pilihan produk bagi pengunjung.

Deretan merek besar pun kembali ambil bagian, dan akan berbagi panggung dengan sejumlah pendatang baru asal China. Mulai dari Changan, iCar, Lepas, hingga Zeekr. Total peserta roda empat meningkat dari 32 merek pada 2025 menjadi 35 merek tahun ini.

“Jumlah merek mobil meningkat dari 32 pada 2025 menjadi 35 merek pada 2026. Brand motor juga naik dari 24 menjadi 26. Seluruh area pameran juga semakin terisi,” jelasnya.

IIMS 2026 diharapkan menjadi salah satu penggerak pasar otomotif di awal tahun, terutama setelah penjualan mobil sepanjang Januari–Desember 2025 mengalami pelemahan. Data wholesales tercatat 803.687 unit atau turun 7,2 persen secara tahunan.

Penjualan ritel pun ikut terkoreksi 6,3 persen menjadi 833.692 unit. Meski begitu, penyelenggara tetap optimistis, selain target transaksi di atas Rp8 triliun, IIMS 2026 juga membidik kehadiran sekitar 570.000 pengunjung selama pameran berlangsung.