JAKARTA - GAC Group dan Huawei memiliki komitmen kuat dengan berkolaborasi di berbagai bidang, termasuk di industri otomotif. Belum lama ini keduanya melahirkan merek baru bernama Qijing.
Tak sampai itu saja, kedua perusahaan baru-baru ini menandatangani perjanjian kerangka kerja sama komprehensif, berdasarkan laporan Autohome, dikutip, Selasa, 6 Januari.
Menurut perjanjian tersebut, kedua pihak akan fokus pada pembangunan bersama ekosistem HarmonyOS dan inovasi bersama dalam teknologi mutakhir seperti AI.
Nantinya, turut mengintegrasikan secara mendalam keunggulan masing-masing dalam manufaktur kendaraan energi baru, sistem operasi, kokpit pintar, dan layanan global untuk bersama-sama menciptakan solusi mobilitas cerdas yang kompetitif secara global.
BACA JUGA:
Ke depannya, GAC Group akan berkolaborasi dengan Huawei untuk mengembangkan aplikasi dan layanan khas yang disesuaikan dengan posisi berbagai model merek dan kebutuhan pengguna, memperkaya pengalaman perjalanan cerdas di semua skenario di bawah ekosistem HarmonyOS dan mempercepat ekspansinya di pasar perjalanan cerdas luar negeri.
Secara bersamaan, GAC akan memperdalam integrasi agen cerdas Xiaoyi dengan Huawei di bidang kokpit, bersama-sama menciptakan generasi baru kokpit cerdas dengan persepsi dan interaktivitas yang lebih besar.
Di bidang AI, teknologi infotainment dalam kendaraan GAC-Huawei Cloud yang dikembangkan bersama oleh kedua perusahaan telah pertama kali diimplementasikan pada model GAC Aion UT.
Ke depan, GAC akan mengadopsi pendekatan terbuka dan saling menguntungkan, bekerja sama dengan mitra seperti Huawei untuk sepenuhnya mengembangkan ekosistem produk dan layanan cerdas.