Bagikan:

JAKARTA – Nissan India tengah bersiap membuka babak baru dengan strategi agresif dalam memperkuat portofolio produknya di pasar domestik. Selama ini, Nissan lebih menonjol di pasar ekspor dengan model seperti Magnite, Kicks, Sunny, dan Micra.

Namun, kondisi di pasar lokal terlihat berbeda dengan Magnite sebagai satu-satunya model yang dijual untuk konsumen India saat ini. Situasi tersebut segera berubah, karena dalam dua tahun ke depan Nissan menyiapkan serangkaian peluncuran model baru.

Rencana pertama dimulai dengan peluncuran Magnite model 2026, seperti dilansir dari Rushlane, Sabtu, 20 Desember. Meski tidak membawa perubahan signifikan, SUV kompak ini akan mendapatkan penyegaran kosmetik dan pembaruan fitur.

Opsi mesin diperkirakan tetap sama, yaitu bensin 1.0 liter NA bertenaga 72 PS dan mesin turbo 1.0 liter bertenaga 100 PS. Magnite dikenal sebagai salah satu model paling aman di kelasnya berkat peringkat lima bintang Global NCAP, sekaligus menjadi rival kuat bagi Maruti Fronx dan Renault Kiger.

Gebrakan berikutnya datang dari peluncuran SUV terbaru bernama Tekton yang diperkirakan hadir Februari mendatang. Model ini akan bermain di segmen SUV 4,2–4,4 meter, menantang nama besar seperti Hyundai Creta, Kia Seltos, Tata Sierra, hingga Honda Elevate.

Nissan Tekton dibangun di atas platform CMF-B, sama seperti Renault Duster generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur di India pada 26 Januari. Meski berbagi basis, desain dan karakter keduanya diklaim akan berbeda total.

Tekton diperkirakan hadir dalam opsi mesin bensin dan hybrid, termasuk varian AWD untuk level tertinggi. Setelah Tekton, Nissan akan memperkenalkan MPV baru bernama Gravite pada Maret.

Mobil keluarga ini diduga berbasis platform CMF-A+ seperti Renault Triber, namun membawa identitas desain yang lebih tegas. Siluetnya tampak sporty dengan tampilan kokoh, dipadu ciri khas gril dan lampu depan berbentuk C yang menjadi bahasa desain terbaru Nissan.

Tak berhenti di situ, Nissan juga tengah menyiapkan SUV 7 kursi berbasis Tekton. Model ini bukan sekadar versi diperbesar, melainkan produk yang benar-benar berbeda.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Pelaksana Nissan India Saurabh Vatsa. SUV baru ini akan menggunakan platform CMF-B dengan wheelbase lebih panjang untuk menampung tiga baris kursi. Peluncurannya direncanakan pada 2027.

Untuk memperkuat lini produknya, Nissan juga memperluas jaringan dealer sebagai strategi pemasarannya. Dari 150 showroom yang ada saat ini, jumlahnya ditargetkan menjadi 200 saat Tekton meluncur, dan meningkat hingga 250 showroom pada 2027.

Ekspansi ini juga akan didukung oleh pertambahan tenaga penjualan dan layanan dalam dua tahun ke depan. Dengan rangkaian produk baru yang agresif serta penguatan jaringan distribusi, Nissan menegaskan ambisinya untuk kembali menjadi pemain besar di pasar India.