JAKARTA – Raksasa otomotif Jepang Toyota Motor mengumumkan penarikan besar-besaran terhadap lebih dari 1 juta kendaraan di Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil karena adanya cacat perangkat lunak yang berpotensi membuat kamera pandangan belakang (rear-view camera) gagal menampilkan gambar.
Penarikan yang diumumkan pada Rabu 5 November waktu setempat ini mencakup sekitar 1,02 juta unit kendaraan produksi 2022 hingga 2026, melibatkan sejumlah model populer dari Toyota dan Lexus.
Model yang terdampak antara lain Toyota Camry, Highlander, RAV4, dan Prius, sementara dari Lexus mencakup RX, TX, LS, GX, NX, serta LX. Tak hanya itu, Subaru Solterra yang menggunakan sistem Panoramic View Monitor buatan Toyota juga termasuk di dalam daftar.
Menurut laporan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), masalah ini disebabkan oleh bug perangkat lunak yang membuat tampilan kamera belakang dapat membeku atau menjadi kosong saat kendaraan mundur. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan tidak memenuhi standar keselamatan federal terkait visibilitas belakang, yang dirancang untuk membantu pengemudi menghindari tabrakan dengan pejalan kaki atau benda di belakang mobil.
“Kesalahan perangkat lunak dapat membuat gambar kamera membeku atau gelap saat mobil dalam posisi mundur,” tulis NHTSA dalam keterangannya, dikutip dari Reuters, Kamis, 6 November.
BACA JUGA:
Toyota memastikan bahwa dealer akan melakukan pembaruan perangkat lunak pada sistem bantuan parkir untuk memperbaiki masalah tersebut, tanpa biaya bagi para pemilik kendaraan.
Kasus ini menambah daftar panjang penarikan akibat gangguan kamera belakang yang belakangan sering terjadi di industri otomotif global. Ford, misalnya, baru bulan lalu menarik sekitar 3,3 juta unit kendaraan karena masalah serupa. Tahun sebelumnya, Stellantis juga melakukan penarikan hampir 1,2 juta unit karena kegagalan kamera. Bahkan Toyota sendiri baru sebulan lalu menarik sekitar 394 ribu kendaraan di AS, termasuk model Tundra dan Sequoia Hybrid, juga akibat gangguan pada kamera belakang.