Bagikan:

JAKARTA - Mitsubishi Motors mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 91.697 unit SUV Outlander dan Outlander Hybrid di Amerika Serikat karena masalah keamanan pada pintu belakang kendaraan.

Sebagai informasi, Mitsubishi Outlander memang menjadi salah satu model unggulan Mitsubishi Motors di Amerika Utara, khususnya di Amerika Serikat dan Kanada. Berdasarkan data penjualan terbaru, Outlander menunjukkan performa yang kuat di pasar ini, baik untuk varian mesin bensin maupun plug-in hybrid (PHEV). Di Amerika Serikat, Outlander menjadi model terlaris Mitsubishi. Pada kuartal pertama 2024, Outlander mencatatkan penjualan sebanyak 13.846 unit, meningkat 41,1 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, menjadikannya kuartal penjualan terbaik kedua dalam sejarah model ini.

Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), dikutip dari laporan Reuters, Jumat, 22 Agustus, pintu belakang pada kendaraan tersebut berpotensi jatuh secara tiba-tiba, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan atau cedera bagi pengguna. Penarikan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pengguna jalan dan mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Masalah ini terkait dengan silinder pegas gas (gas spring cylinder) pada pintu belakang kendaraan, yang dapat gagal menahan pintu dalam posisi terbuka. Kegagalan ini menyebabkan pintu belakang berpotensi menutup secara tiba-tiba, terutama saat pengguna sedang mengakses bagasi. Mitsubishi Motors North America, Inc. menyatakan bahwa pihaknya akan mengganti komponen yang bermasalah tersebut secara gratis di dealer resmi. Pemilik kendaraan yang terdampak akan diberitahu untuk membawa kendaraan mereka ke dealer guna pemeriksaan dan perbaikan.

Penarikan ini mencakup model Outlander dan Outlander Hybrid tertentu yang diproduksi dalam beberapa tahun terakhir. NHTSA memperkirakan bahwa hanya sebagian kecil dari kendaraan yang ditarik memiliki cacat ini, namun langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan untuk menjaga standar keselamatan. Mitsubishi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan cedera terkait masalah ini, tetapi perusahaan berkomitmen untuk menangani potensi risiko dengan serius.

Proses perbaikan diperkirakan tidak memakan waktu lama, dan Mitsubishi menjamin bahwa semua biaya akan ditanggung sepenuhnya.

Penarikan kendaraan seperti ini bukanlah hal baru di industri otomotif, dengan sejumlah merek besar seperti Ford, General Motors, dan Nissan juga mengumumkan recall dalam beberapa bulan terakhir untuk berbagai isu teknis.