Bagikan:

JAKARTA – Xiaomi semakin serius memperluas ekspansi mobil listriknya. Setelah menggarap pasar Eropa, kini giliran Jepang yang menjadi target berikutnya. Sebagai pemanasan, Xiaomi SU7 Ultra sudah dipamerkan di kawasan ikonik Akihabara, Tokyo—momen yang menandai debut perdana mobil listrik ini di Negeri Sakura.

Mengutip CarNewsChina, Senin, 29 September, media lokal Kyodo News melaporkan bahwa jadwal resmi peluncuran SU7 Ultra di Jepang memang belum ditentukan. Namun, langkah ini jelas memberi sinyal kuat bahwa kehadiran mobil listrik Xiaomi di pasar Jepang kian dekat.

Tak hanya mobil, Xiaomi juga menyiapkan strategi besar dengan memperluas jaringan toko ritel yang selama ini menjual smartphone, peralatan rumah tangga, hingga perangkat pintar. Tujuannya sederhana: memperkuat brand presence di Jepang sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi calon konsumen mobil listrik mereka.

Zheng Yan, Wakil Presiden Xiaomi Technology Japan, mengungkapkan bahwa strategi penjualan di Jepang akan meniru model bisnis di China, yaitu memanfaatkan toko ritel Xiaomi untuk menjual mobil listrik. Saat ini, Xiaomi baru memiliki dua toko di Prefektur Saitama, tetapi rencananya tiga gerai baru akan dibuka di wilayah metropolitan Tokyo, termasuk di Kota Chiba dan sebelum akhir tahun. Ekspansi lebih lanjut ke Osaka dan Nagoya ditargetkan pada 2026, dengan cakupan nasional yang tengah dipertimbangkan.

Sebagai pelengkap, Xiaomi juga memperkenalkan miniatur die-cast SU7 berskala 1:18. Model SU7 Ultra dibanderol 16.800 yen (sekitar Rp1,9 juta), sedangkan SU7 standar dijual 14.800 yen (sekitar Rp1,6 juta). Koleksi ini sekaligus menjadi cara Xiaomi memanaskan antusiasme penggemar sebelum peluncuran resmi.

Ambisi Xiaomi tak berhenti di Jepang. Perusahaan ini berencana memulai ekspansi global penuh pada 2027, dengan Eropa menjadi pasar pertama yang disasar. Presiden Xiaomi, William Lu, menegaskan bahwa saat ini timnya sedang melakukan riset dan persiapan intensif untuk membawa merek Xiaomi EV menembus pasar internasional.

Sinyal ekspansi global ini sebenarnya sudah terlihat sejak MWC 2025 di Barcelona. Bahkan, pada 5 Juli lalu, William Lu sempat memamerkan SU7 Ultra berpelat Jerman melalui akun Weibo pribadinya. Mobil tersebut disebut sebagai unit eksperimental pertama Xiaomi yang resmi terdaftar di Eropa—membuat publik semakin yakin bahwa langkah besar Xiaomi sudah di depan mata.