Bagikan:

JAKARTA - Lexus Filipina melakukan penarikan kembali atau recall untuk model LM, LS dikarenakan adanya masalah klaster instrumen digital. Total ada 1.172 unit yang terdampak.

Mengutip dari laman Autoindustriya, Kamis, 11 September, beberapa hari yang lalu Toyota Motor Filipina (TMP) juga mengumumkan penarikan untuk 3.416 kendaraan karena masalah dengan alat pengukur digital mereka. Penarikan tersebut mempengaruhi empat model Toyota, yang meliputi Alphard, Camry, Corolla, dan Corolla Cross.

Sementara menurut Lexus Filipina, kampanye layanan khusus penarikan akan mencakup pemrograman ulang atau penggantian alat pengukur digital pada model Lexus tertentu.

Di pasar Filipina, kampanye layanan khusus mempengaruhi total 1.172 kendaraan, dengan Lexus LM mengambil bagian terbesar dari penarikan, pada 1.148 unit. Juga bagian dari penarikan adalah 24 unit Lexus LS 500 dan 500h.

Model Lexus yang terpengaruh dilengkapi dengan sistem meteran kombinasi yang menunjukkan berbagai informasi, seperti lampu peringatan, indikator, dan pengukur kendaraan, pada panel instrumen 12,3 inci.

Karena kesalahan pemrograman, sistem akan berulang kali menyimpan data yang tidak perlu, yang akan menyebabkan memori habis lebih cepat dari yang diharapkan. Hal ini dapat mengakibatkan layar tidak menyala, yang tidak ideal saat mengemudi.

Toyota Motor Filipina akan memberitahu pelanggan yang terkena dampak melalui Surat Pemberitahuan Resmi dan akan diundang oleh dealer Lexus resmi untuk memprogram ulang atau mengganti sistem meteran kombinasi tanpa biaya untuk pemilik kendaraan.

Namun, perusahaan ingin menegaskan kembali bahwa perangkat lunak pemrograman ulang dan suku cadang pengganti untuk kampanye layanan khusus saat ini tidak tersedia saat ini, dan diharapkan siap pada Oktober 2025 atau lebih lambat.

Setelah suku cadang perbaikan tersedia, pelanggan dengan kendaraan yang merupakan bagian dari penarikan sangat dianjurkan untuk segera membuat janji dengan dealer Lexus resmi untuk melakukan perbaikan yang diperlukan.