JAKARTA - Belum lama ini, Nissan mengumumkan rencana restrukturisasi bisnisnya yakni "Re:Nissan" dengan tujuan memperkuat eksistensinya di pasar global di tengah terpaan krisis yang sedang dilanda pada merek ini.
Sebelumnya Nissan telah memastikan akan menangguhkan sejumlah operasional pabrik di wilayah domestik dan belum dipastikan apakah akan ditutup sementara atau permanen.
Tidak hanya itu, produsen otomotif dari Jepang ini juga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 10 ribu pekerja di seluruh dunia sehingga menambah jumlah menjadi 20 ribu tenaga kerja atau 15 persen dari keseluruhan pekerja.
Dalam restrukturisasi tersebut, Nissan juga berupaya luncurkan tiga model baru untuk beberapa waktu mendatang. Salah satu modelnya akan dinamai "Skyline".
Disitat media Jepang Car Watch, Kamis, 15 Mei, pabrikan otomotif ternama ini akan meluncurkan Skyline terbaru bersamaan dengan SUV C-Segment untuk pasar global dan model SUV kompak dari brand Infiniti.
Disebutkan bahwa Nissan Skyline terbaru akan menjadi salah satu model yang mendapatkan proses pengembangan lebih cepat namun hemat biaya.
Sedan yang dikhususkan untuk pasar Jepang ini telah ada sejak 1957 lalu dan menjadi primadona dalam segmennya. Bukan hal mengejutkan bila Nissan ingin menelurkan generasi terbarunya, menggantikan model saat ini yang telah ada sejak 2014 lalu.
BACA JUGA:
Selain itu, Nissan juga bermaksud mengurangi kerumitan komponen hingga 70 persen dan memperkecil jajaran platformnya dari 13 menjadi tujuh model pada pertengahan dekade berikutnya.
Mulai saat ini, pengembangan model terbaru hanya memerlukan waktu 37 bulan, turun dari sebelumnya 52 bulan. Produk turunan akan menyusul lebih cepat, dengan siklus pengembangan dipersingkat dari 50 menjadi 30 bulan.
Sebelumnya, Nissan telah meluncurkan Skyline NISMO pada pertengahan 2023 lalu yang diperkenalkan secara eksklusif.
Skyline NISMO ditenagai oleh mesin VR30DDTT yang dikembangkan oleh para insinyur balap NISMO dari ajang Super GT, sehingga mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 414 hp dan torsi sebesar 550 Nm.
Mobil ini tersedia dalam dua varian secara terbatas, yakni NISMO hanya 1.000 unit dan NISMO Limited sebanyak 100 unit untuk pasar Jepang.