JAKARTA - Produsen otomotif asal Jepang, Toyota masih merajai pasar otomotif Indonesia dengan memperoleh penjualan wholesales sebanyak 46.479 unit dalam dua bulan pertama di tahun ini atau menyumbang market share sebesar 34,6 persen.
Tidak hanya memimpin dalam daftar merek kendaraan roda empat terlaris, pabrikan satu ini juga merajai jumlah volume ekspor terbanyak dengan jumlah 39.000 unit pada periode Januari-Februari 2025 yang merupakan gabungan dari produk ICE murni dan Hybrid Electric Vehicle (HEV).
Meskipun demikian, Toyota memiliki optimisme tinggi dalam sisi ekspor. Bahkan, mereka telah memiliki target yang akan dicapai pada tahun ini.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam mengatakan pihaknya memiliki target mencapai angka ekspor kumulatif 3 juta unit sejak memulai pengiriman mobil ke luar negeri sejak 1987 lalu.
"Dari sisi ekspor otomotif Indonesia, insya Allah tahun ini kita akan mencapai 3 juta unit. Kita berharap bisa mengadakan seremonial untuk merayakan pencapaian ini dan memberikan semangat bagi industri otomotif nasional,” kata Bob dalam acara buka puasa bersama bareng media di bilangan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 18 Maret.
BACA JUGA:
Per dua bulan di tahun 2025, Bob menegaskan angka ekspor Toyota secara kumulatif terkumpul tembus 2,8 juta unit. Dengan demikian, pabrikan perlu mengejar angka 200.000 unit lagi untuk memperoleh tonggak pencapaian ini.
“Ini sebagai bukti bahwa Indonesia mampu mengekspor produk otomotif dengan teknologi tinggi sekaligus padat karya, karena lebih dari 300.000 orang bekerja di industri otomotif khususnya di Toyota,” tambah Bob.
TMMIN telah mengekspor mobil Toyota sejak 1987 lalu dan telah mengirimkan kendaraan ke hampir 100 negara tujuan.
Tahun 2024 lalu, Toyota berhasil mengekspor sebanyak 276.000 kendaraan atau alami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 291.000 unit.
Meskipun demikian, ekspor terhadap HEV menghasilkan 18.000 unit yang ditopang oleh Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV. Kedua model ini berkontribusi terhadap 7 persen dari keseluruhan jumlah ekspor mobil Toyota.