JAKARTA – Tesla kembali menjadi sorotan setelah regulator federal Amerika Serikat menjatuhkan denda atas pelanggaran keselamatan kerja yang menyebabkan kematian seorang pekerja di pabriknya di Austin, Texas musim panas tahun lalu. Insiden tragis ini semakin menambah panjang daftar kontroversi yang membayangi perusahaan kendaraan listrik besutan Elon Musk.
Departemen Tenaga Kerja AS mengonfirmasi bahwa penyelidikan telah selesai dan sanksi telah diberikan kepada Tesla. Namun, mereka tidak merinci besaran denda atau jenis pelanggaran yang dilakukan. Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja AS (OSHA), lembaga yang menangani investigasi, juga enggan mengungkapkan detail lebih lanjut.
Melansir Reuters, Kamis, 20 Februari, insiden ini bermula dari kematian Victor Gomez Sr., seorang tukang listrik kontraktor, pada 1 Agustus 2024. Menurut catatan OSHA dan gugatan kematian yang diajukan keluarganya, Gomez tersengat listrik saat memeriksa panel yang seharusnya tidak bertegangan, tetapi ternyata masih dialiri listrik. Gugatan tersebut menuduh Tesla lalai dalam memastikan keamanan pekerja.
BACA JUGA:
Kasus ini turut memicu perhatian anggota Kongres AS, Greg Casar, yang mewakili wilayah di mana pabrik Tesla berada. Casar mendesak Departemen Tenaga Kerja untuk merilis hasil investigasi lengkap guna memastikan transparansi dan akuntabilitas. Dalam suratnya, ia menyoroti pentingnya publik mengetahui apakah Tesla telah mengabaikan standar keselamatan kerja.
"Masyarakat berhak tahu apakah Tesla dan kontraktornya membahayakan nyawa pekerja, serta apakah Tesla akan mematuhi regulasi keselamatan di masa depan," tulis Casar.
Diketahui, pabrik Tesla di Austin memproduksi Model Y serta Cybertruck, sebelumnya juga mendapat sanksi atas dua pelanggaran keselamatan kerja pada tahun 2023. Catatan OSHA menunjukkan bahwa Tesla didenda sekitar 7.000 dolar AS untuk pelanggaran terkait perlindungan pekerja dari bahan kimia berbahaya. Selain itu, pada 2022, Tesla sempat menghadapi dua pengaduan terkait pelanggaran keselamatan dan upah subkontraktor selama pembangunan pabrik.