Bagikan:

JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Basket 3X3 Putri Indonesia akan ikut serta dalam ajang basket Women's Series 2026 di Manila, Filipina, sebagai persiapan untuk menghadapi Asian Games 2026 yang akan berlangsung di kuartal terakhir tahun ini.

Fandi Andika Ramadhani selaku pelatih tim mengatakan bahwa ajang yang akan berlangsung pada 7–8 Mei 2026 tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan komposisi tim yang kompetitif yang akan dikirim ke Jepang nanti.

"Perubahan pemain akan dilakukan di Women's Series ini," ujar juru taktik yang akrab disapa Rama tersebut dalam keterangan yang diterima dari Humas DPP Perbasi.

Rama telah memanggil sebanyak empat pemain untuk mengikuti pemusatan latihan menghadapi ajang di Manila nanti. Ia melakukan perombakan komposisi dari skuad yang sebelumnya turun bermain di ajang Asian Beach Games (ABG) 2026.

Dua nama yang sebelumnya masuk Kontingen Indonesia untuk ABG di dalam skuadnya ialah Angelica Jennifer Candra dan Diva Intan Nurfadillah. Adapun dua nama lainnya ialah Evelyn Fiyo dan Thasya Heri Saputera.

Rama mengatakan bahwa proses seleksi masih terbuka lebar untuk timnya agar lebih matang untuk diberangkatkan ke Asian Games 2026.

"Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi bagian dari tim. Kami akan terus mencari hingga mendapatkan komposisi yang pas," ujar dia.

Di Manila nanti, Indonesia akan memulai perjuangan dari babak kualifikasi. Di fase ini, Indonesia berada di Grup B bersama Singapura dan Mongolia. Jika mampu melewati fase tersebut maka Skuad Garuda akan masuk di dalam Pool D yang berisi Jepang dan Lithuania.

Rama memastikan bahwa timnya akan berjuang semaksimal mungkin dalam setiap pertandingan. Ia juga berharap semua pemain bisa memberikan kemampuan terbaik mereka di atas lapangan.

"Jadi, anak-anak harus bisa menikmati pertandingan dan menjadikan ini bagian dari proses menjadi lebih kuat," ujarnya.

Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September sampai dengan 4 Oktober nanti di Aichi-Jepang. Pesta olahraga multicabang empat tahunan ini akan diikuti oleh kurang lebih 46 negara.