Bagikan:

JAKARTA – David “El Monstro” Benavidez berhasil merebut gelar juara dunia tinju kelas penjelajah WBO dan WBA, setelah menang KO ronde 6 atas juara bertahan Gilberto “Zurdo” Ramirez. Pertarungan mereka digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat pada Sabtu malam (2/5) atau Minggu pagi (3/5) WIB.

Benavidez yang berpostur lebih kecil sama sekali tidak menunjukkan rasa takut. Petinju Amerika Serikat keturunan Meksiko itu terus menyerang dan memasukkan pukulan telak ke muka dan tubuh Ramirez yang berasal dari Meksiko. Ramirez yang berpostur lebih besar berusaha mengeleminasi serangan lawannya dengan cara terus merapatkan tubuhnya, namun Benavidez selalu berhasil menghindar dan membuat jarak untuk terus melancarkan pukulan.

Serangan Benavidez semakin menjadi-jadi di ronde ke-4. Melalui kombinasi pukulannya yang presisi, dia berhasil menjatuhkan Ramirez menjelang ronde ke-4 berakhir. Ramirez mengakhiri ronde dengan wajah yang berdarah-darah.

Saat ronde ke-5 Ramirez masih melancarkan strategi awalnya, merapat untuk menguras tenaga sang lawan melalui keunggulan posturnya. Tetapi Benavidez terlalu lincah untuk ditekan dalam jarak rapat, dia selalu berhasil menjauh untuk kemudian melepaskan pukulan balasan yang tepat sasaran.

Ronde ke-6 menjadi akhir cerita pertarungan tersebut. Lagi-lagi Benavidez berhasil menjatuhkan Ramirez lewat pukulan-pukulannya yang cepat dan presisi. Luka di wajah Ramirez juga semakin parah, dengan bagian sekitar mata yang terkoyak.

Rammirez yang jatuh ke kanvas dalam kondisi payah, tak mampu bangkit hingga wasit Thomas Taylor menyelesaikan 10 hitungan. Duel antara dua petinju tangguh berdarah Meksiko tersebut akhirnya dihentikan saat ronde ke-6 berjalan 2 menit: 59 detik.

Berkat kemenangan tersebut, Benavidez (29) berhak atas gelar juara kelas penjelajah WBO. Gelar tersebut menjadi yang ketiga baginya, setelah sebelumnya menjuarai kelas menengah super WBC dan berat ringan WBC. Rekor bertandingnya pun masih mulus dengan 32-0-0 (26 KO).

Sementara Ramirez (34) harus kehilangan gelar yang dia genggam sejak November 2024. Rekor bertandingnya pun semakin tercoreng, dengan 48-2-0 (30 KO).