JAKARTA – Petenis nomor pertama dunia, Aryna Sabalenka, berhasil keluar sebagai juara di Indian Wells 2026 setelah secara dramatis menyelamatkan championship point menghadapi Elena Rybakina.
Sabalenka bangkit dari ketertinggalan set pertama dan sudah berada di ambang kekalahan ketika lawannya mendapat championship point di tie-break set ketiga, tetapi akhirnya bisa menang dengan skor 3-6, 6-3, dan 7-6(6) untuk mendapat gelar pertamanya di Indian Wells pada Senin, 16 Maret 2026, pagi waktu Indonesia.
"Pekan yang luar biasa. Ini benar-benar surga tenis dan saya selalu senang datang ke sini. Syukurlah akhirnya saya mendapatkan trofi ini. Ini segalanya, ini mimpinya," ujar Sabalenka setelah pertandingan dilansir dari situs resmi WTA.
BACA JUGA:
Selain bisa meraih mimpinya di Indian Wells, keberhasilan ini juga membalas rentetan kegagalan Sabalenka dalam empat pertemuan sebelumnya dengan Rybakina di pertandingan partai final sejak Indian Wells 2023.
Tiga kekalahan partai final lainnya yang dialami Sabalenka ketika bersua Rybakina setelah itu tercatat terjadi di ajang Brisbane 2024, WTA Finals 2025 yang berlangsung di Riyadh, serta Grand Slam Australia Open pada awal tahun ini.
"Dengan begitu banyak final yang berakhir dengan kekalahan saya, itu memberikan saya banyak pelajaran bahwa pada dasarnya pertandingan belum berakhir sampai benar-benar berakhir," kata Sabalenka.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal dengan selisih poin yang sangat tipis. Rybakina mengambil kendali di set pertama lewat keunggulan 4-2 dan mengakhirinya dengan skor 6-3 setelah pukulan backhand Sabalenka melebar.
Sabalenka menghadapi tekanan yang berlanjut ke awal set kedua setelah ia melakukan kesalahan ganda (double-fault) yang membuat lawannya unggul. Meski demikian, ia menunjukkan ketangguhan mental dengan merebut empat gim beruntun untuk memimpin 4-1 dan akhirnya memaksa laga ke set ketiga.
Tensi pertandingan semakin memuncak di set penentuan. Rybakina sempat memberikan tekanan balik dengan mematahkan servis Sabalenka untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Dalam situasi kritis di babak tie-break, Sabalenka yang tertinggal 3-5 berhasil bangkit dan menyelamatkan match point melalui pemenang backhand yang memukau sebelum akhirnya menutup laga dengan servis keras untuk mengangkat trofi perdananya di sini setelah gagal dalam dua final sebelumnya.
Selain mencapai babak final pada edisi 2023, Sabalenka juga kembali ke tahap yang sama dalam kalender musim lalu. Namun, ia kalah dalam pertarungan tiga set menghadapi Mirra Andreeva.