JAKARTA – Tiga ganda putra Indonesia yang memulai perjalanan dari undian utama ajang BWF Super 300 Thailand Masters 2026 kompak menang di babak kedua untuk melanjutkan perjalanan mereka ke perempat final.
Satu dari tiga tiket didapat oleh pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Unggulan kedua itu menghentikan wakil tuan rumah Pharanyu Kaosamaang/Tanadon Punpanich dengan skor 21-8 dan 21-13 pada Kamis, 29 Januari 2026.
"Untuk pertandingan tadi, dari awal kami langsung agresif untuk menyerang dan tidak mau ketinggalan. Motivasi kami yang pasti mau main maksimal dulu saja," ujar Raymond dalam keterangan yang diterima.
BACA JUGA:
Hasil terbaru ini melanjutkan catatan positif Raymond/Nikolaus. Pasangan belia tersebut sebelumnya berhasil menembus babak final Indonesia Masters 2026 pekan lalu dan keluar menjadi runner-up.
Sebelumnya pada akhir tahun lalu, mereka juga berhasil membuat kejutan di BWF Super 500 Australia Open. Datang bukan sebagai unggulan, mereka bisa membawa pulang gelar setelah mengalahkan senior mereka Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di final.
"Menjadi juara di level BWF Super 300 pastinya kami penasaran. Kemarin sudah juara BWF Super 100 dan Super 500. Jadi, kami mau kejar Super 300 buat melengkapi koleksi gelar," ujar Nikolaus.
Pada babak perempat final, Jumat, 30 Januari 2026, Raymond/Nikolaus akan bersua Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng. Pasangan asal China Taipei itu lolos ke delapan besar setelah menghentikan kompatriot mereka Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh yang berstatus unggulan ketujuh.
Dua tiket ganda putra lainnya didapat oleh pasangan unggulan pertama Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan unggulan kelima Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.
Leo/Bagas selanjutnya akan menghadapi wakil Malaysia, Chia Weijie/Lwi Sheng Hao, dan Rian/Rahmat akan bertemu dengan unggulan ketiga Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee dari Taiwan.
Ganda putra Indonesia sebenarnya punya empat pasangan yang bermain di turnamen ini, tetapi Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi langsung tersingkir di babak kualifikasi.