JAKARTA – Elina Svitolina membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk menyingkirkan petenis unggulan ketiga Coco Gauff di babak perempat final ajang Grand Slam Australia Open 2026.
Petenis asal Ukraina tersebut membutuhkan 59 menit untuk memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi 10 pertandingan dengan skor akhir 6-1 dan 6-2 di Melbourne Park, Victoria, Australia, pada Selasa, 27 Januari 2026.
Ini merupakan semifinal Grand Slam keempat dalam karier Svitolina dan yang pertama di Australia Open. Ia selanjutnya akan menghadapi ujian berat karena bersua petenis nomor satu dunia dan unggulan pertama, Aryna Sabalenka.
BACA JUGA:
Sabalenka berusaha menjaga mimpi meraih gelar Grand Slam ketiganya di Australia dengan menyingkirkan petenis belia 18 tahun asal Amerika Serikat, Iva Jovic, dalam laga mudah dua set langsung 6-3 dan 6-0.
Svitolina sebelumnya mengakhiri musim kompetisi 2025 lebih awal pada September lalu untuk memulihkan diri dan mengisi ulang energinya. Hasilnya, petenis berusia 31 tahun itu langsung tampil gemilang setelah kembali.
Ia meraih gelar ke-19 dalam kariernya di Auckland pada awal tahun dan mengukir rentetan kemenangan terpanjang ketiga di level tur dalam kariernya setelah menekuk Gauff.
Kemenangan terpanjang dalam kariernya terjadi pada 2017 (15 pertandingan berturut-turut) dan yang kedua terjadi pada tahun 2025 (11 pertandingan berturut-turut).
Svitolina baru kehilangan satu set pada 2026 ketika melawan Sonay Kartal di babak perempat final Auckland. Ketika itu ia tertinggal 3-5 dari Kartal di set ketiga sebelum akhirnya menang 6-4, 6-7(2), dan 7-6(5).
Kemenangan terbaru membuat Svitolina dipastikan akan kembali ke peringkat 10 besar WTA untuk pertama kalinya sejak Oktober 2021.
Kemenangan atas Gauff merupakan kemenangan ke-24 dalam karier Svitolina melawan pemain dari peringkat lima besar. Empat di antaranya diraih di turnamen Grand Slam, yang semuanya didapat sejak ia kembali dari cuti melahirkan.