Bagikan:

JAKARTA - Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyoroti performa timnya termasuk Jay Idzes usai dibantai Juventus pada pekan ke-19 Serie A 2025/2026.

Sassuolo dapat jadwal menjamu Juventus di Stadion Mapei, Reggio Emilia, pada Rabu, 7 Januari 2025, dini hari WIB. Pada laga itu, Jay Idzes dan kolega dipaksa menyerah 0-3.

Tiga gol kemenangan tim tamu terjadi karena gol bunuh diri pemain bertahan Tarik Muharemovic (16'), Fabio Miretti (62'), dan Jonathan David (63').

Gol Jonathan David tercipta karena blunder fatal yang dilakukan Jay Idzes. Upaya bek Timnas Indonesia itu untuk memberikan backpass ke penjaga gawang justru mampu dicuri David dan berbuah gol.

Grosso menilai strategi yang disiapkan tidak berjalan sempurna saat melawan tim elite yang dihuni para pemain terbaik dan pelatih top. Kesalahan kecil di lapangan bisa berbuah petaka.

"Juventus memiliki kualitas untuk menahan dan melukai kami yang seharusnya bisa menghindari memberikan peluang."

"Melawan tim-tim seperti ini, Anda harus meningkatkan level permainan secara signifikan. Anda membutuhkan sedikit keberuntungan dan berharap lawan tidak dalam performa terbaiknya. Pertandingan ini tidak berjalan seperti itu," kata Grosso di laman resmi klub dikutip Rabu, 7 Januari 2026.

Sang pelatih yang juga merupakan mantan bek Juventus itu menyoroti sejumlah kesalahan fatal di barisan pertahanan.

"Kami harus berkembang dalam situasi sulit. Di titik inilah kami bisa bertumbuh dan bisa mempersiapkan diri untuk laga selanjutnya."

"Kami harus lebih pandai bertahan dalam pertandingan dan saya harap kami bisa menemukan pemain untuk menggantikan pemain yang absen," tutur Grosso.

Hasil ini membuat Juventus kembali menempati posisi keempat klasemen dengan 36 poin. Sementara Sassuolo terpaksa turun satu tingkat ke peringkat ke-11 dengan raihan 23 poin.