JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, berharap John Herdman bisa membawa tim nasional Indonesia menembus Piala Dunia 2030 setelah ia resmi ditunjuk mengisi kursi pelatih.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan nama Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda pada Sabtu, 3 Januari 2026. Juru taktik asal Inggris tersebut mendapat kontrak berdurasi empat tahun.
Souza mengatakan bahwa Herdman memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan tim nasional Indonesia menuju panggung tertinggi sepak bola dunia.
"Selamat dan sukses. Saya fokus bisa masuk Piala Dunia [2030]. Itu yang penting. Sekarang sudah deal. Kasih waktu untuk dia mengenal semua pemain dan kita akan mendukung Indonesia ke Piala Dunia," ujar dia.
BACA JUGA:
Keinginan melihat kiprah Indonesia di Piala Dunia juga disampaikan oleh pemain muda Persija, Aditya Warman. Ia pun berharap dirinya suatu saat nanti bisa memperkuat Indonesia.
Aditya tampil membela Persija Jakarta dalam kemenangan 2-0 melawan Persijap Jepara pada Sabtu, 3 Januari. Dia berhasil menyumbang satu gol untuk membantu Macan Kemayoran mendapat tiga poin.
"Ya yang pasti kami sebagai pemain ingin membela tim nasional Indonesia dan selamat untuk pelatih Timnas yang baru, John Herdman," ujar Aditya.
Herdman belum memiliki tim sejak mengundurkan diri sebagai pelatih Toronto FC pada November 2024. Ia dijadwalkan berangkat ke Indonesia pekan depan menjelang konferensi pers perkenalan.
Herdman langsung menghadapi agenda padat bersama timnas Indonesia dalam kalender tahun ini. Ia akan memimpin tim tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026; agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November; serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.
Juru taktik berusia 50 tahun asal Inggris itu merupakan satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.
Bersama tim nasional putri Kanada, Herdman tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011. Ia juga mencetak sejarah dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Di sektor putra, Herdman sukses mengantar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022, yang merupakan momen bersejarah setelah 36 tahun. Pencapaian itu sekaligus melesatkan peringkat FIFA Kanada saat itu dari posisi ke-77 ke tempat ke-33 dunia.