Bagikan:

JAKARTA - Manchester United akan menunda keputusan tentang masa depan Joshua Zirkzee hingga akhir jendela transfer Januari 2026.

Menurut ESPN, alasannya, skuad Ruben Amorim kekurangan pemain akibat cedera dan kepergian pemain untuk membela negara masing-masing di Piala Afrika 2025.

Pilihan Amorim semakin terbatas karena kehilangan Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui yang pergi ke Piala Afrika 2025, serta daftar cedera yang semakin panjang termasuk Matthijs de Ligt, Harry Maguire, Bruno Fernandes, dan Kobbie Mainoo.

Tak heran, pelatih Manchester United itu harus memberikan debut senior kepada pemain berusia 18 tahun, Jack Fletcher dan Shea Lacey, dalam kekalahan 1-2 melawan Aston Villa pada Minggu, 21 Desember 2025, serta menggunakan bek Lisandro Martínez sebagai gelandang darurat di babak kedua.

Zirkzee, yang kesulitan mendapatkan waktu bermain yang konsisten sejauh musim ini, diminati oleh West Ham dan AS Roma.

AC Milan juga sempat mengincar pemain asal Belanda itu sebelum mengalihkan perhatian mereka ke striker Jerman milik West Ham, Niclas Fullkrug.

Namun, Manchester United belum menerima kontak dari klub mana pun.

Zirkzee--yang dihargai sekitar 30,5 juta pound (sekitar Rp689,4 miliar) oleh Manchester United--akan mempertimbangkan tawaran apa pun yang datang pada Januari 2025.

Pemain berusia 24 tahun itu menyadari bahwa ia perlu bermain lebih sering untuk masuk ke dalam skuad Belanda menjelang Piala Dunia 2026.

Namun, manchester United khawatir bahwa skuad mereka sudah tipis serta telah menekankan kepada Zirkzee dan perwakilannya bahwa ia tetap menjadi bagian penting dari skuad Amorim meskipun tidak selalu menjadi starter.

Sementara itu, Manchester United tetap bersaing untuk mendapatkan Antoine Semenyo dari Bournemouth. Pemain sayap itu memiliki klausul pelepasan sebesar 65 juta pound (sekira Rp1,4 triliun) yang berlaku untuk 10 hari pertama jendela transfer Januari 2026.

Pemain berusia 25 tahun itu juga diminati oleh Manchester City. Semua klub-klub peminat menunggu sang pemain sayap untuk menunjukkan preferensinya sebelum menghubungi Bournemouth.

Pelepasan Semenyo akan berlaku kembali pada musim panas dengan biaya yang lebih rendah, tetapi ada perasaan yang berkembang bahwa ia akan memilih untuk meninggalkan Stadion Vitality bulan depan.