JAKARTA – Kontingen Indonesia berhasil menutup SEA Games 2025 di tempat kedua. Prestasi ini mengakhiri catatan buruk tidak pernah finis di posisi itu selama 30 tahun lamanya ketika berpartisipasi sebagai tim tamu.
Rangkaian perlombaan pesta olahraga multicabang dua tahunan tersebut resmi berakhir pada Sabtu, 20 Desember 2025. Indonesia menutup perjalanan dengan pencapaian 91 medali emas, 112 perak, dan 131 perunggu.
Indonesia kali terakhir finis di tempat kedua saat hadir sebagai tim tamu adalah pada edisi 1995 yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand. Setelah itu Indonesia dua kali menjadi juara umum (1997 dan 2011), tetapi semuanya berstatus sebagai tuan rumah.
Di luar status sebagai tuan rumah sejak 1995, Indonesia tidak pernah bersaing di posisi dua teratas. Selama periode itu, prestasi terbaik Indonesia adalah menempati peringkat ketiga.
BACA JUGA:
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan seluruh anggota kontingen yang berbuah hasil bersejarah.
"Terima kasih kepada para atlet, pelatih, ofisial, federasi cabang olahraga, serta dukungan pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia," ujar Okto dalam keterangan resmi yang diterima VOI.
Selain bisa mengakhiri rekor buruk ketika bertanding sebagai tim tamu, raihan 91 medali emas tahun ini membuat Indonesia juga berhasil melewati target 80 medali emas dan ranking ketiga yang ditetapkan di awal.
Selama di Thailand beberapa cabor tampil begitu bagus untuk mencatatkan diri sebagai penyumbang medali terbanyak buat tim Indonesia, yakni atletik (sembilan emas, lima perak, enam perunggu), menembak (enam emas, sembilan perak, delapan perunggu), dan cabang olahraga panahan (enam emas, dua perak).
Menembak merupakan cabor yang paling banyak meraih total medali (23 medali), disusul atletik (20 medali), lalu pencak silat (12 medali), dan renang serta balap sepeda masing-masing dengan 11 medali.
Selain itu, banyak cabor juga yang berhasil menjadi juara umum, yaitu panahan (enam emas, dua perunggu), wushu (lima emas, tiga perak, satu perunggu), dayung (tujuh emas, 10 perak, tujuh perunggu), pencak silat (empat emas, satu perak, tujuh perunggu), bulu tangkis (tiga emas, tiga perak, empat peruggu) dan triathlon (delapan emas, tiga perak, satu perunggu).
Catatan sejarah juga terukir di cabang olahraga ice hockey, basket ball 3x3, petanque, kabbadi, dan futsal putra yang untuk pertama kali dalam sejarah SEA Games berhasil mempersembahkan medali emas buat tim Indonesia.