JAKARTA – Jonatan Christie seharusnya masuk dalam skuad bulu tangkis Indonesia untuk SEA Games 2025 bulan ini di Thailand, tetapi ia malah milih mundur agar fokus mempersiapkan diri untuk BWF World Tour Finals 2025.
Wakil Ketua Umum PBSI, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa keputusan Jonatan untuk lebih memilih tampil dalam ajang BWF World Tour Finals merupakan sebuah keputusan yang harus dihormati.
"Jonatan juga tadinya masuk, tetapi dia malah memilih ke BWF World Tour Finals di sana. Jadi, ya, sudah mau diapakan. Pokoknya ini (skuad) yang terbaiklah meskipun ini campuran antara yang muda dan senior," katanya.
BACA JUGA:
PBSI memutuskan untuk mengubah skuad yang dikirim ke pesta olahraga multicabang dua tahunan tersebut setelah Menpora Erick Thohir meminta bulu tangkis menaikan target mereka menjadi dua emas.
Permintaan tersebut membuat PBSI menambah tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung dan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani untuk menggeser posisi Raymond Indra Nikolaus Joaquin dan Thalita Ramadhani Wiryawan.
"Jadi, apa yang ditargetkan Pemerintah untuk PBSI, ya, sangat wajar. Kalau bisa lebih dari dua medali emas, ya, alhamdulillah. Walaupun kita juga tahu bahwa Thailand full team, juga sebagai tuan rumah," kata Taufik.
SEA Games 2025 di Thailand akan berlangsung pada 9-20 Desember. Cabang olahraga bulu tangkis mengirim sebanyak 20 pemain ke Thailand nanti, yang terdiri dari 10 putri dan 10 putra.
Sebelumnya pada SEA Games 2023 di Kamboja, bulu tangkis Indonesia berhasil menjadi juara umum. Ketika itu mereka meraih lima medali emas, masing-masing empat dari nomor individual dan satu dari beregu putra.