Bagikan:

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, meminta Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) untuk segera menyerahkan peta jalan (roadmap) untuk mempersiapkan prestasi panjang ke depan.

Permintaan tersebut disampaikan Erick Thohir ketika menerima audiensi dengan Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, yang hadir bersama pengurus lainnya serta Tim Nasional Putra dan Putri Padel Indonesia di Kantor Kemenpora pada Selasa, 2 Desember 2025.

Erick mengatakan bahwa grafik perkembangan padel belakangan ini memperlihatkan potensi olahraga tersebut ke depan bisa tampil dalam berbagai ajang multicabang sehingga Indonesia perlu melakukan persiapan dari jauh-jauh hari.

"Kami minta raodmap-nya karena kami di Kemenpora tidak lagi hanya mengandalkan omong-omong," ujar Erick saat melalukan audiensi.

Keberadaan peta jalan akan memberikan gambaran terstruktur mengenai arah, langkah, dan prioritas dalam mencapai tujuan akhir yang bisa dicapai oleh padel, terutama prestasi di berbagai ajang-ajang penting pada masa mendatang.

Sebelumnya, pada pertengahan bulan kemarin, padel secara resmi diumumkan sebagai salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam pesta olahraga Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi–Nagoya, Jepang.

Erick menegaskan bahwa Pemerintah melalui Kemenpora akan mendorong semua cabor, termasuk padel agar dapat menyerahkan peta jalan sebagai persiapan menuju ajang multicabang, seperti SEA Games, Asian Games dan Olimpiade.

"Saya harap padel yang saat ini trending terus berbenah diri menuju prestasi lebih tinggi. Untuk para atlet, persiapkan diri kalian. Jika nanti ada Asian Games, saya harap bisa solid dan terus berprestasi," ujar dia.

PBPI sebelumnya telah menjalankan empat sirkuit nasional serta mengikuti ajang international di FIP Asia Cup 2025 Qatar dengan meraih medali perunggu dari Tim Nasional Padel Putri Indonesia.

Ketum PBPI, Galih Kartasasmita, menyampaikan bahwa yang lebih menggembirakan ialah prestasi Tim Nasional Putri Indonesia tersebut dicapai dalam penampilan debut di ajang FIP Asia Cup 2025 yang diikuti 18 negara.

"Alamdulillah meski masih baru, tim putri kita berhasil meraih perunggu, juaranya Jepang. Kekuatan putri Asia bisa dibilang yang kedua Iran dan ketiga Indonesia," ujar Galih.