JAKARTA – Jake Paul sangat percaya diri bisa mengalahkan mantan juara dunia kelas berat dua kali Anthony Joshua (AJ) dalam pertarungan mereka pada pertengahan bulan depan di Miami, Amerika Serikat.
Paul dan Joshua sepekat untuk naik ring setelah awalnya dinilai mustahil terjadi. Bentrok mereka diakui sebagai pertarungan profesional dan berlangsung dalam delapan ronde, yang masing-masingnya berdurasi tiga menit.
Di atas kertas, Paul tidak diunggulkan karena ia tidak memiliki pengalaman panjang di profesional dan kelas berat. Meski demikian, ia yakin bisa menang atas petarung asal Inggris tersebut.
"Dia salah satu petinju kelas berat terbaik yang pernah ada, tetapi saya yakin melawan petinju yang lebih kecil seringkali lebih sulit bagi petinju kelas berat," ujar Paul dilansir dari Sky Sport.
BACA JUGA:
Paul merupakan pendatang baru dan belum pernah melawan petarung kelas berat papan atas seperti Joshua. Sejak terjun ke dalam dunia tinju, dia total telah menjalankan sebanyak 13 pertandingan.
Dari jumlah itu, dia kalah satu kali melawan Tommy Fury. Sisanya, dia menang knockout (KO) tujuh kali dan melalui keputusan, tetapi nama-nama yang dihentikan terhitung kecil jika dibanding Joshua.
Paul mengatakan bahwa sebagai petarung yang memilki fisik lebih kecil, ia tentunya punya keunggulan terutama perihal kecepatan sehingga Joshua pasti akan kesulitan untuk melandeninya.
"Saya tahu bisa mengalahkannya, mencetak poin, dan menjadikan ini pertarungan yang hebat. Jangan menghormati saya karena saya mau melawan Joshua, tetapi karena saya menang," ujar dia.
Paul menjalani pertandingan terakhirnya pada Juni lalu saat menang melawan Julio Cesar Chavez Jr. Di lain sisi, Joshua belum berduel sejak kalah melawan Daniel Dubois pada September tahun lalu.
Joshua total telah menderita empat kekalahan dalam kariernya. Dua dari tiga kekalahan lainnya dia alami saat melawan juara dunia Oleksandr Usyk dan satu laga lain versus Andy Ruiz.