JAKARTA - Kiper Cremonese Emil Audero Mulyadi mengaku kecewa gagal meraih poin setelah dikalahkan Pisa 1-0 dalam laga sesama tim promosi di Serie A Italia, Sabtu, 8 November 2025 dini hari WIB. Audero meyakini laga di kandang Pisa di Stadion Arena Garibaldi, seharusnya berakhir imbang.
Laga itu sendiri berjalan imbang. Audero pun menunjukkan penampilan maksimal dengan menggagalkan sejumlah peluang dari Pisa. Apalagi, tuan rumah mampu menguasai permainan. Ini yang menjadikan Audero harus bekerja keras membentengi gawangnya.
Penyelamatan gemilang dilakukan kiper tim nasional Indonesia ini saat menepis sepakan striker M’Bala Nzola di babak kedua. Hanya saja, dia gagal menghentikan sundulan Idrissa Toure yang menyambut umpan silang Matteo Tramoni di menit 75.
Toure yang tak mendapat pengawalan dengan mudah membobol gawang Audero. Ironisnya ini menjadi satu-satunya gol di pertandingan itu. Audero, kiper pinjaman dari Como ini, kembali bermain cemerlang untuk menggagalkan setiap ancaman dari lawan. Skor 1-0 itu bertahan hingga akhir laga.
Ini menjadi kekalahan kedua Cremonese secara berturut-turut. Sebelumnya, Audero dkk gagal menghentikan laju Juventus saat bermain di kandang sendiri dan menyerah 2-1. Kegagalan meraih poin menjadikan Cremonese masih tertahan di papan tengah. Mereka menduduki peringkat 10 dengan poin 14.
Sementara, Pisa berhasil memperbaiki peringkat. Mereka bisa menjauh dari zona degradasi setelah menduduki peringkat 16 dengan mengantungi poin sembilan.
Hasil buruk itu membuat kecewa Audero yang kembali gagal clean sheet. Apalagi pertandingan berjalan imbang dan Cremonese menunjukkan penampilan terbaik.
“Hasil akhir yang mengecewakan. Terutama setelah kami menciptakan banyak peluang dan berhasil bangkit pada paruh akhir babak kedua. Pertandingan itu sendiri berjalan imbang. Kami bermain bagus dan pantas meraih lebih baik,” kata Audero seperti dikutip laman klub.
“Tetapi itulah sepak bola. Kadang Anda meraih poin saat Anda sesungguhnya tak layak mendapatkannya. Namun kadang yang terjadi juga kebalikannya,” ucap dia lagi.
Mengenai kekalahan tim meski bermain bagus di laga tersebut, kiper yang sudah empat kali berdiri di bawah mistar timnas Indonesia ini menuturkan bila Cremonese hanya kurang beruntung sehingga kecolongan gol.
“Performa kami sangat bagus dan menunjukkan ada perbaikan. Hanya saja ini sungguh mengecewakan karena kami gagal meraih poin. Dari penampilan tersebut, kami seharusnya meraih hasil imbang. Kami bertarung hingga akhir dan menciptakan sejumlah peluang bagus. Tetapi mereka juga bekerja keras untuk meraih kemenangan dan kami akhirnya kemasukan dari apa yang menjadi usaha mereka,” kata kiper kelahiran Mataram, NTB ini.
BACA JUGA:
“Itulah yang terjadi di sepak bola. Dan tentu saja ini memalukan karena seharusnya hasil imbang merupakan yang terbaik. Pasalnya kami menunjukkan semangat tak menyerah hingga menit terakhir. Bahkan setelah kemasukan kami berusaha lebih keras untuk menyamakan skor,” ujar Audero yang pernah membela Italia U-21 ini.
Meski demikian Audero menilai Cremonese sudah melakoni kompetisi dengan baik. Berstatus tim promosi, mereka bisa menembus papan tengah saat kompetisi memasuki pekan ke-11.