Bagikan:

JAKARTA – Fabio Wardley percaya diri dapat merusak catatan belum terkalahkan milik juara dunia tidak terbantahkan dua kali, Oleksandr Usyk, setelah ia memastikan diri menjadi juara dunia interim WBO.

Wardley keluar sebagai pemenang dalam duel melawan Joseph Parker di O2 Arena, London, Inggris, pada Minggu, 26 Oktober 2025. Dia memaksa petarung asal Selandia Baru itu menyerah pada ronde ke-11.

Setelah kemenangan tersebut Wardley pun langsung mengutarakan kesiapan melawan Usyk. Dia mengatakan bahwa Usyk bakal bekerja keras jika duel mereka terjadi.

"Saya tidak tahu bagaimana mengungkapkannya (melawan Usyk) dengan kata-kata. Itu sudah menjadi target saya selama beberapa tahun," katanya dilansir ESPN.

Kemenangan atas Parker membuat Wardley otomatis menjadi penantang wajib sabuk kelas berat WBO melawan Usyk.

Kalau ingin menjaga statusnya sebagai juara dunia tidak terbantahkan, maka Usyk harus menerima duel itu. Namun, ia juga punya opsi untuk mengosongkan sabuk dan membiarkan Wardley menjadi juara dunia WBO sesungguhnya.

Wardley mengatakan bahwa dia pasti bakal memberikan kesulitan buat Usyk jika mereka benar-benar akan naik ring untuk sabuk WBO.

"Saya tidak memiliki rencana naik ring melawan Usyk dan bilang 'terima kasih sudah mengundang saya' dan menyerah begitu saja. Saat bel berbunyi, dia pasti akan berjuang keras," kata Wardley.

Promotor tinju ternama Frank Warren mengatakan bahwa duel antara Wardley kemungkinan akan berlangsung di Stadion Wembley atau bisa juga digelar di Riyadh.

"Saya kira pertarungan antara kedua nama tersebut akan terjadi sekitar bulan Maret (2026). Sekitar itu," ujarnya.

Usyk merupakan juara dunia kelas berat tidak terbantahkan dua kali dan selalu keluar sebagai pemenang dalam 24 pertarungan profesional yang dijalani.

Selain menguasai kelas berat, peraih medali emas Olimpiade London 2012 itu juga pernah meraih predikat juara tidak terbantahkan ketika masih bertarung di kelas penjelajah.

Di kelas berat, dia tercatat pernah mengalahkan nama-nama seperti Anthony Joshua, Tyson Fury, dan Daniel Dubois. Ketiga nama itu dia kalahkan masing-masing dalam dua kesempatan bentrok mereka.