Bagikan:

JAKARTA – Juara dunia interm kelas berat WBO, Joseph Parker, memberi peringatan keras kepada Fabio Wardley sekaligus menekankan mereka berada di level yang berbeda.

Kedua nama tersebut dijadwalkan bertarung di O2 Arena, London, Inggris, pada 25 Oktober 2025. Selain berebut sabuk interm WBO, mereka juga akan mempertaruhkan sabuk WBA.

Parker yang sudah lama menunggu untuk mendapat kesempatan melawan Oleksandr Usyk mengatakan bahwa Wardley sama sekali tidak memiliki pengalaman untuk mengalahkan dirinya.

"Saya sudah pernah melawan petarung-petarung dengan pukulan keras. Saya jelas petarung yang berbeda dari lawan dia (Wardley) sebelumnya," ujar Parker dinukil ESPN.

Petinju asal Selandia Baru tersebut datang ke pertarungan nanti setelah mengalahkan nama-nama penting, seperti Zhilei Zang, Deontay Wilder, dan terakhir Martin Bakole pada Februari 2025.

Pengalaman-pengalaman penting tersebut membuat Parker pun memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi untuk mengalahkan Wardley yang berkebangsaan Inggris di kandangnya sendiri.

"Ada beberapa level (dalam tinju). Saya yakin dengan pengalaman yang saya miliki dan apa yang sudah saya lakukan di Selandia Baru, saya bersemangat untuk mengetahui apa yang bisa saya buat di atas ring," kata Parker.

Parker sebenarnya diperintahkan menjalani pertandingan wajib kelas WBO melawan Usyk. Pada awalnya mereka diberi waktu selama 30 hari saja untuk melakukan negosiasi.

Akan tetapi, Usyk kemudian mengajukan permohonan untuk perpanjangan masa negosiasi. WBO pun merestui permintaan tersebut dan memperpanjangnya menjadi 90 hari.

Jika ingin mendapat kesempatan melawan Usyk maka Parker perlu menang melawan Wardley di O2 Arena nanti. Meski demikian, Usyk juga punya opsi untuk mengosongkan sabuk WBO.